SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!
Minggu, 06 Desember 2020 - 17:31 WIB
loading...
SJCAM A20 Body Cam bisa menjadi camera vlogging, body cam, hingga dash cam di mobil.
A
A
A
JAKARTA - Ini mungkin kamera paling unik yang pernah saya gunakan: SJCAM A20 Body Cam. Selain digunakan oleh penegak hukum, kamera ini juga memiliiki fungsi yang begitu beragam. Mulai kamera untuk ngevlog, action cam, body cam, hingga dash cam. Seperti apa? BACA JUGA: Pre-Order iPhone 12 Mulai 11 Desember, Harga Termurah Rp13 Juta Termahal Rp27 Juta
SJCAM bukan merek asing di Indonesia. Mereka adalah salah satu penyedia action camera asal Tiongkok dengan banderol harga yang relatif terjangkau dibanding GoPro ataupun DJI. Dan produk kamera SJCAM sendiri sangat beragam. Salah satunya SJCAM A20 Body Cam ini.
![SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!]()
Terus terang, ketika melakukan unboxing pertama kali, saya cukup kebingungan dengan ukuran yang cukup besar, serta layar lebarnya yang menghadap ke depan. Tapi ternyata, itu bagian dari keunikan memakai kamera ini.
Mengenal Body Cam
![SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!]()
Sedikit berbeda dengan action cam yang berukuran ringkas dan bisa dikenakan di helm, tangan, serta anggota tubuh lainnya, body cam lebih fokus untuk dikenakan di dada. Bahkan, dalam pembeliannya pengguna sudah mendapat back clip agar mudah dipasang di rompi, jaket, dan pakaian. Jadi, ideal saat dikenakan untuk membuat motovlog. Atau, saat ingin melakukan kegiatan "trabas" dengan motor trail.
Ukuran SJCAM A20 tidak bisa dibilang ringkas. Dimensinya 2.36 x 1.02 x 0.79 inci dan berat 650 gram. Cukup besar. Tapi, saat dikenakan di pakaian dengan back clip-nya, cukup nyaman dan tidak mudah lepas.
Layar Depan Besar
![SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!]()
SJCAM A20 hanya memiliki satu layar front facing (menghadap ke depan). Dan ukurannya besar. Yakni layar TFT LCD 2.33 inci. Layarnya sudah sentuh. Sehingga mudah di navigasikan. Misalnya untuk mengganti penyetelan foto atau video. Layar utamanya ini juga sangat praktis untuk kebutuhan ngevlog. Hanya saja, jadi agak canggung ketika kita ingin merekam video b-roll, karena tidak bisa melihat apa yang kita syut dari belakang.
BACA JUGA: Mengoptimalkan Ponsel Rp1 Jutaan Galaxy A01 Core untuk Sekolah Dirumah
Baterai Tahan Lama
Tidak seperti GoPro atau DJI Osmo Action yang boros baterai, SJCAM A20 dibekali baterai 2.650 mAh yang relatif irit. Klaimnya bisa merekam hingga 8 jam. Dan realitanya memang cukup untuk digunakan seharian.
Tiga Mode Lampu
Nah, keunikan SJCAM A20 adalah memiliki lampu LED high-power wide-beam yang sangat terang. Ada tiga mode penyetelan. Yakni normal, sangat terang, juga warna-warni. Jangkauannya juga sangat jauh, mencapai 10 meter. Saya masih bisa ngevlog di kondisi gelap tanpa perlu penerangan tambahan.
Tahan Hujan
![SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!]()
Seperti halnya kamera action yang tahan banting, durabilitas SJCAM A20 juga cukup baik. Karena sudah dibekali fitur IP65 alias waterproof. Sehingga bisa digunakan untuk bermotor sambil hujan-hujanan.
Bisa Jadi Dash Cam
Pembeda lain SJCAM A20 dengan kamera action adalah fungsinya yang beragam. Selain untuk ngevlog dan jadi body cam, kamera tersebut dapat dipakai sebagai dashboard DVR di mobil. Tinggal memilih mode-nya di menu. Karena field of view hingga 166 derajat, sudut pandang yang direkam di mobil juga luas sekali. SJCAM A20 mengusung chipset Novatek NT96660 dipadu sensor CMOS Sony IMX335 12 MP, F2.5, mampu merekam resolusi video 2880p di 24fps atau 2560p di 30fps. Juga, full HD di 60 fps.
Konektivitas
Untuk konektivitas, SJCAM A20 sudah dilengkapi selot USB C. Sehingga proses memindah data dan charging lebih cepat. Hanya saja, untuk mengeluarkan kartu microSD kurang praktis. Karena harus membuka baterai terlebih dulu. Pengguna juga bisa mengunduh aplikasi SJCAM Zone di Google Play Store untuk mempermudah melakukan navigasi.
Mikropon Dual Stereo
![SJCAM A20 Body Cam, Kamera Rp3 Jutaan Paling Multifungsi!]()
SJCAM A20 memiliki mikropon ganda yang menangkap suara dengan sangat baik. Satu mikropon utama untuk menangkap suara, dan satu mikropon untuk menangkap suara latar. Posisinya ada di sisi kamera. Suara yang masuk juga diperjelas lagi lewat software sehingga hasilnya jernih.
SJCAM bukan merek asing di Indonesia. Mereka adalah salah satu penyedia action camera asal Tiongkok dengan banderol harga yang relatif terjangkau dibanding GoPro ataupun DJI. Dan produk kamera SJCAM sendiri sangat beragam. Salah satunya SJCAM A20 Body Cam ini.

Terus terang, ketika melakukan unboxing pertama kali, saya cukup kebingungan dengan ukuran yang cukup besar, serta layar lebarnya yang menghadap ke depan. Tapi ternyata, itu bagian dari keunikan memakai kamera ini.
Mengenal Body Cam

Sedikit berbeda dengan action cam yang berukuran ringkas dan bisa dikenakan di helm, tangan, serta anggota tubuh lainnya, body cam lebih fokus untuk dikenakan di dada. Bahkan, dalam pembeliannya pengguna sudah mendapat back clip agar mudah dipasang di rompi, jaket, dan pakaian. Jadi, ideal saat dikenakan untuk membuat motovlog. Atau, saat ingin melakukan kegiatan "trabas" dengan motor trail.
Ukuran SJCAM A20 tidak bisa dibilang ringkas. Dimensinya 2.36 x 1.02 x 0.79 inci dan berat 650 gram. Cukup besar. Tapi, saat dikenakan di pakaian dengan back clip-nya, cukup nyaman dan tidak mudah lepas.
Layar Depan Besar

SJCAM A20 hanya memiliki satu layar front facing (menghadap ke depan). Dan ukurannya besar. Yakni layar TFT LCD 2.33 inci. Layarnya sudah sentuh. Sehingga mudah di navigasikan. Misalnya untuk mengganti penyetelan foto atau video. Layar utamanya ini juga sangat praktis untuk kebutuhan ngevlog. Hanya saja, jadi agak canggung ketika kita ingin merekam video b-roll, karena tidak bisa melihat apa yang kita syut dari belakang.
BACA JUGA: Mengoptimalkan Ponsel Rp1 Jutaan Galaxy A01 Core untuk Sekolah Dirumah
Baterai Tahan Lama
Tidak seperti GoPro atau DJI Osmo Action yang boros baterai, SJCAM A20 dibekali baterai 2.650 mAh yang relatif irit. Klaimnya bisa merekam hingga 8 jam. Dan realitanya memang cukup untuk digunakan seharian.
Tiga Mode Lampu

Nah, keunikan SJCAM A20 adalah memiliki lampu LED high-power wide-beam yang sangat terang. Ada tiga mode penyetelan. Yakni normal, sangat terang, juga warna-warni. Jangkauannya juga sangat jauh, mencapai 10 meter. Saya masih bisa ngevlog di kondisi gelap tanpa perlu penerangan tambahan.
Tahan Hujan

Seperti halnya kamera action yang tahan banting, durabilitas SJCAM A20 juga cukup baik. Karena sudah dibekali fitur IP65 alias waterproof. Sehingga bisa digunakan untuk bermotor sambil hujan-hujanan.
Bisa Jadi Dash Cam
Pembeda lain SJCAM A20 dengan kamera action adalah fungsinya yang beragam. Selain untuk ngevlog dan jadi body cam, kamera tersebut dapat dipakai sebagai dashboard DVR di mobil. Tinggal memilih mode-nya di menu. Karena field of view hingga 166 derajat, sudut pandang yang direkam di mobil juga luas sekali. SJCAM A20 mengusung chipset Novatek NT96660 dipadu sensor CMOS Sony IMX335 12 MP, F2.5, mampu merekam resolusi video 2880p di 24fps atau 2560p di 30fps. Juga, full HD di 60 fps.
Konektivitas
Untuk konektivitas, SJCAM A20 sudah dilengkapi selot USB C. Sehingga proses memindah data dan charging lebih cepat. Hanya saja, untuk mengeluarkan kartu microSD kurang praktis. Karena harus membuka baterai terlebih dulu. Pengguna juga bisa mengunduh aplikasi SJCAM Zone di Google Play Store untuk mempermudah melakukan navigasi.
Mikropon Dual Stereo

SJCAM A20 memiliki mikropon ganda yang menangkap suara dengan sangat baik. Satu mikropon utama untuk menangkap suara, dan satu mikropon untuk menangkap suara latar. Posisinya ada di sisi kamera. Suara yang masuk juga diperjelas lagi lewat software sehingga hasilnya jernih.
(dan)
Lihat Juga :