Fisikawan China Tantang Kehebatan Kuantum Google

Sabtu, 05 Desember 2020 - 20:16 WIB
loading...
A A A
Tim tersebut menggunakan detektor foto yang mampu mendaftarkan foton tunggal untuk mengukur distribusi itu. Ini pada dasarnya menyandikan kalkulasi yang sangat sulit dilakukan secara klasik.

Dengan cara ini, Pan dan rekannya dapat menemukan solusi untuk masalah pengambilan sampel boson dalam 200 detik. Mereka memperkirakan ini akan memakan waktu 2,5 miliar tahun untuk menghitung superkomputer TaihuLight China - quantum advantage sekitar 1014.

Masalah Praktis
"Ini adalah pertama kalinya quantum advantage telah didemonstrasikan menggunakan cahaya atau fotonik," kata Christian Weedbrook, Kepala Eksekutif Startup Komputasi Kuantum Xanadu di Toronto, Kanada, yang berusaha membangun komputer kuantum praktis berdasarkan fotonik.

Walmsley menilai klaim keunggulan kuantum ini meyakinkan. “Karena (percobaan) sangat dekat dengan skema Aaronson – Arkiphov asli, kecil kemungkinannya algoritma klasik yang lebih baik dapat ditemukan,” katanya.

Namun, Weedbrook menunjukkan bahwa hingga saat ini, dan berbeda dengan Sycamore Google, sirkuit fotonik tim China tidak dapat diprogram, jadi pada titik ini "tidak dapat digunakan untuk memecahkan masalah praktis".

Tetapi dia, jika tim mampu membangun sebuah chip yang dapat diprogram cukup efisien, beberapa masalah komputasi yang penting dapat diselesaikan. :Di antaranya, memprediksi bagaimana protein menempel satu sama lain dan bagaimana molekul bergetar," kata Lu.

Weedbrook mencatat komputasi kuantum fotonik dimulai lebih lambat dari pendekatan lain, tetapi sekarang bisa "berpotensi melompat-lompat sisanya". Bagaimanapun, dia menambahkan, "Hanya masalah waktu sebelum komputer kuantum akan meninggalkan komputer klasik di dalam keterbelakangan." (Baca juga: Dikorupsi, Kemenkeu Bakal Awasi Ketat Bansos )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Superkomputer LineShine...
Superkomputer LineShine China Raih Status Superkomputer Tercepat di Dunia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Jaringan Sistem Komputer...
Jaringan Sistem Komputer Kuantum Diperkenalkan, Ini Kelebihannya
Meksiko Siap Bikin Superkomputer...
Meksiko Siap Bikin Superkomputer 314 Petaflop Bernama Dewi Aztec
Superkomputer Tercepat...
Superkomputer Tercepat di Dunia Bisa Memprediksi Tsunami dalam 0,2 Detik
IBM Ciptakan Komputer...
IBM Ciptakan Komputer Kuantum, 20.000 Kali Lebih Kuat dari yang Ada
BRIN Buka Program Magang...
BRIN Buka Program Magang Riset dan Non Riset 2026, Ini Jadwal dan Persyaratannya
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Rekomendasi
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved