Indosat Ooredoo Latih Penyandang Disabilitas Ketrampilan Coding
Sabtu, 05 Desember 2020 - 19:45 WIB
loading...
Pelatihan coding virtual bagi penyandang disabilitas secara virtual selama pandemi penting agar mereka tetap produktif.
A
A
A
JAKARTA - Pandemi tidak menyurutkan semangat para developer penyandang disabilitas untuk mengikuti Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) Virtual Bootcamp untuk Disabilitas 2020. Perhelatan tersebut dihelat di momen Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember silam. BACA JUGA: Qualcomm: Bangun Jaringan 5G Sama Pentingnya dengan Bangun Jalan Tol
Indosat Ooredoo memang memberi beasiswa pelatihan coding dalam alur belajar Front-End Web Developer kepada peserta IDCamp penyandang disabilitas terpilih. Pelatihan itu dihelat dengan pertemuan tatap muka secara virtual mulai 30 November hingga 11 Desember 2020 mendatang.
Mereka akan belajar Dasar Pemrograman Web di dampingi secara virtual oleh tim instruktur dari Dicoding, sebagai satu-satunya Google Authorized Training Partner di Indonesia yang turut mengembangkan modul pelatihan coding di IDCamp.
”Sejak 2019, IDCamp dirancang sebagai program pemberdayaan anak muda Indonesia berbasis teknologi digital gratis dan inklusif, terbuka untuk semua orang, termasuk developer penyandang disabilitas,” beber President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama.
Menurut Ahmad, teknologi digital dan coding terbebas dari keterbatasan fisik, sehingga dapat membuka berbagai peluang di masa depan.
Inisiatif IDCamp sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo di pilar Pendidikan. Faktanya, Indonesia butuh asupan 9 juta talenta digital hingga 2030. Artinya, kebutuhan per tahunnya mencapai 600 ribu. Sementara jumlah ketersediaan talenta digital Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Karenanya, Indosat Ooredoo menyelenggarakan pelatihan coding yang sepenuhnya dilakukan online untuk mencetak developer-developer muda bersertifikasi global yang siap bersaing di era ekonomi digital.
BACA JUGA: Mengenal Android Go, OS Ringan dan Paling Irit di Galaxy A01 Core
Syaratnya mudah. Yakni, WNI usia maksimal 29 tahun, IDCamp selama 2 tahun berturut-turut telah memberi beasiswa pelatihan coding secara online kepada lebih dari 64 ribu talenta muda Indonesia. Termasuk diantaranya 109 developer penyandang disabilitas berhasil lulus menyandang sertifikasi coding tingkat pemula pada 2019.
Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) 2020 yang telah digelar sejak 30 Maret lalu telah memberikan beasiswa pelatihan coding secara online kepada 38 ribu talenta.
Peningkatannya hampir 50% dibandingkan tahun pertama pelaksanaannya di 2019, dengan jumlah peserta dari penyandang disabilitas sebesar 2,1%.
Peserta IDCamp dari penyandang disabilitas didominasi kelompok usia 19-21 tahun sebanyak 34.4% dengan porsi peserta perempuan sebesar 14.5%. Sebanyak 63.8% masih berprofesi sebagai pelajar dan mahasiswa, dimana hampir 15.7% diantaranya belum memiliki pekerjaan tetap. Hanya 10.8% saja yang tinggal di DKI Jakarta, sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Indosat Ooredoo memang memberi beasiswa pelatihan coding dalam alur belajar Front-End Web Developer kepada peserta IDCamp penyandang disabilitas terpilih. Pelatihan itu dihelat dengan pertemuan tatap muka secara virtual mulai 30 November hingga 11 Desember 2020 mendatang.
Mereka akan belajar Dasar Pemrograman Web di dampingi secara virtual oleh tim instruktur dari Dicoding, sebagai satu-satunya Google Authorized Training Partner di Indonesia yang turut mengembangkan modul pelatihan coding di IDCamp.
”Sejak 2019, IDCamp dirancang sebagai program pemberdayaan anak muda Indonesia berbasis teknologi digital gratis dan inklusif, terbuka untuk semua orang, termasuk developer penyandang disabilitas,” beber President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama.
Menurut Ahmad, teknologi digital dan coding terbebas dari keterbatasan fisik, sehingga dapat membuka berbagai peluang di masa depan.
Inisiatif IDCamp sebagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Indosat Ooredoo di pilar Pendidikan. Faktanya, Indonesia butuh asupan 9 juta talenta digital hingga 2030. Artinya, kebutuhan per tahunnya mencapai 600 ribu. Sementara jumlah ketersediaan talenta digital Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut.
Karenanya, Indosat Ooredoo menyelenggarakan pelatihan coding yang sepenuhnya dilakukan online untuk mencetak developer-developer muda bersertifikasi global yang siap bersaing di era ekonomi digital.
BACA JUGA: Mengenal Android Go, OS Ringan dan Paling Irit di Galaxy A01 Core
Syaratnya mudah. Yakni, WNI usia maksimal 29 tahun, IDCamp selama 2 tahun berturut-turut telah memberi beasiswa pelatihan coding secara online kepada lebih dari 64 ribu talenta muda Indonesia. Termasuk diantaranya 109 developer penyandang disabilitas berhasil lulus menyandang sertifikasi coding tingkat pemula pada 2019.
Indosat Ooredoo Digital Camp (IDCamp) 2020 yang telah digelar sejak 30 Maret lalu telah memberikan beasiswa pelatihan coding secara online kepada 38 ribu talenta.
Peningkatannya hampir 50% dibandingkan tahun pertama pelaksanaannya di 2019, dengan jumlah peserta dari penyandang disabilitas sebesar 2,1%.
Peserta IDCamp dari penyandang disabilitas didominasi kelompok usia 19-21 tahun sebanyak 34.4% dengan porsi peserta perempuan sebesar 14.5%. Sebanyak 63.8% masih berprofesi sebagai pelajar dan mahasiswa, dimana hampir 15.7% diantaranya belum memiliki pekerjaan tetap. Hanya 10.8% saja yang tinggal di DKI Jakarta, sisanya tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
(dan)
Lihat Juga :