Qualcomm: Bangun Jaringan 5G Sama Pentingnya dengan Bangun Jalan Tol

Sabtu, 05 Desember 2020 - 19:25 WIB
loading...
Qualcomm: Bangun Jaringan...
Disaat jaringan 4G mendemokratisasi internet, Qualcomm percaya bahwa jaringan 5G akan melahirkan ekonomi digital baru.
A A A
SAN DIEGO - Pabrikan chip Qualcomm menegaskan pentingnya jaringan 5G terhadap ekonomi suatu negara. Bahkan, jaringan 5G dianggap sama pentingnya dengan membangun infrastruktur seperti jalan tol. BACA JUGA: Wajib Tahu, Ini Fitur-Fitur Baru Qualcomm Snapdragon 888 5G

Hal tersebut disampaikan oleh SVP dan GM, Mobile, Komputasi dan Infrastruktur Qualcomm Alex Katouzian dalam perhelatan Snapdragon Tech Summit Digital 2020 silam. Alex mengatakan, jaringan 5G selain menjadi kunci perkembangan digital ekonomi suatu negara, juga akan mentransformasi banyak sektor industri.

”Karena besarnya dampak ekonomi dari jaringan 5G ini, kami menghimbau pemerintah di berbagai negara agar jangan sampai ketinggalan,” ujar Alex.

Alex mengatakan, disaat jaringan 4G mendemokratisasi internet, maka 5G akan melahirkan ekonomi baru. ”Karena 5G akan membuat aplikassi bisa berjalan di cloud, di perangkat apapun,” ujarnya.

Perkembangan teknologi 5G juga disebut Alex sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Misalnya saja fixed wireless 5G yang menggunakan teknologi mmWave dengan jangkauan hingga 5 kilometer yang sangat ideal untuk rumah hingga perkantoran.

Qualcomm: Bangun Jaringan 5G Sama Pentingnya dengan Bangun Jalan Tol

Alex Katouzian (tengah) saat berbincang dengan media di Snapdragon Tech Summit Digital 2020.

”Banyak negara yang sudah menganggap 5G sebagai infrastruktur penting. Perkembangan 5G di semua ekosistem luar biasa. Permintaan akan konektivitas 5G sangat tinggi. Ini adalah golden era telekomunikasi. Semua operator meningkatkan capex (belanja modal) mereka untuk 5G,” ujar Alex.

Diluar kegunaan komunikasi untuk konsumen (smartphone), Alex juga menyebut bahwa 5G akan berdampak pada perkembangan industri yang membutuhkan kecepatan tinggi (mission critical).

BACA JUGA: Mengenal Android Go, OS Ringan dan Paling Irit di Galaxy A01 Core

Di Indonesia sendiri, perkembangan 5G sudah menunjukkan langkah positif. Seiring Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz pada rentang 2360 – 2390 MHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.

Menurut Kominfo, lelang frekuensi 2,3 GHz bertujuan untuk mendukung transformasi digital di sektor ekonomi, sosial, dan pemerintahan. Termasuk juga mendorong akselerasi penggelaran infrastruktur TIK dengan teknologi generasi kelima (5G).

Seleksi dilaksanakan pada objek seleksi pita frekuensi radio 2,3 GHz yang terdiri atas tiga blok pita frekuensi radio.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Snapdragon 6 Gen 5 Resmi...
Snapdragon 6 Gen 5 Resmi Hadir: Standar Baru AI untuk Ponsel Harga 4 Jutaan
Qualcomm Akan Luncurkan...
Qualcomm Akan Luncurkan Snapdragon 8 Gen 5 di China 3 Hari Lagi
Qualcomm Siap Lucurkan...
Qualcomm Siap Lucurkan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Ladang Uang Baru 5G...
Ladang Uang Baru 5G Terungkap: Fixed Wireless Access, Perang Perebutan Internet Rumah Dimulai
Qualcomm Kenalkan Snapdragon...
Qualcomm Kenalkan Snapdragon AR1+ Gen1, Untuk Kacamata Pintar dengan AI
Telkomsel Akselerasi...
Telkomsel Akselerasi Lebih dari 200 BTS 5G di Surabaya, Kecepatan Maksimum Tembus 480 Mbps
Qualcomm dan BMW Luncurkan...
Qualcomm dan BMW Luncurkan Sistem Mengemudi Otomatis Snapdragon Ride Pilot
Teknologi 5G untuk Kehidupan...
Teknologi 5G untuk Kehidupan Lebih Baik
Pertemuan Menko Airlangga-CEO...
Pertemuan Menko Airlangga-CEO Qualcomm: Perluas Peluang Investasi Bidang Digital
Rekomendasi
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Berita Terkini
Poco F8 Ultra Kembali...
Poco F8 Ultra Kembali Dijual di Indonesia: HP Gaming Buas dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved