Startup Pendidikan Pintek Disuntik Dana Rp70 Miliar
Selasa, 01 Desember 2020 - 22:34 WIB
loading...
Adanya peningkatan di tengah wabah Covid-19, Pintek mendapat pendanaan dari Finch Capital.
A
A
A
JAKARTA - Pintek, perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa hingga lembaga pendidikan, berhasil mendapatkan pendanaan untuk meningkatkan akses pendidikan dan kualitas pendidikan di Indonesia. BACA JUGA: Qualcomm Kenalkan Snapdragon 888 5G di Snapdragon Tech Summit Digital 2020
Pendanaan tersebut dipimpin oleh Finch Capital, dengan partisipasi dari Accion Venture Lab dan investor lainnya. Hal ini membuat jumlah ekuitas yang dikumpulkan oleh Pintek menjadi USD5 juta (Rp70 miliar). Dana investasi ini akan digunakan untuk mengembangkan produk dan teknologi Pintek, juga mengedukasi lebih lanjut masyarakat Indonesia mengenai pinjaman pendidikan.
![Startup Pendidikan Pintek Disuntik Dana Rp70 Miliar]()
SoCap CEO & Pintek Co-founder Ioann Fainsilber mengatakan, selama pandemi Covid-19, Pintek mengalami pertumbuhan kuat, dengan pendapatan yang meningkat 12x dari Januari hingga September 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
”Pertumbuhan signifikan ini memvalidasi proposisi nilai kami untuk menjadi pendorong seluruh ekosistem pendidikan, membiayai siswa, lembaga pendidikan dan pemasok kebutuhan pendidikan,” bebernya.
Menurut Ioann, layanan Pintek menyesuaikan kebutuhan selama pandemi, misalnya membantu sekolah membiayai keperluan mendigitalkan dan menjalankan lingkungan pembelajaran online yang efektif.
Pintek merupakan perusahaan teknologi finansial yang memiliki misi menjadi penggagas transformasi pendidikan melalui inovasi di bidang jasa keuangan.
Sejak 2018, Pintek telah bermitra dengan lebih dari 190 institusi pendidikan (termasuk K-12, Vokasi, Pendidikan Tinggi, dan Non-formal) dan telah menyalurkan kredit kepada nasabah yang tersebar di lebih dari 26 provinsi di Indonesia.
Pendanaan tersebut dipimpin oleh Finch Capital, dengan partisipasi dari Accion Venture Lab dan investor lainnya. Hal ini membuat jumlah ekuitas yang dikumpulkan oleh Pintek menjadi USD5 juta (Rp70 miliar). Dana investasi ini akan digunakan untuk mengembangkan produk dan teknologi Pintek, juga mengedukasi lebih lanjut masyarakat Indonesia mengenai pinjaman pendidikan.

SoCap CEO & Pintek Co-founder Ioann Fainsilber mengatakan, selama pandemi Covid-19, Pintek mengalami pertumbuhan kuat, dengan pendapatan yang meningkat 12x dari Januari hingga September 2020 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
”Pertumbuhan signifikan ini memvalidasi proposisi nilai kami untuk menjadi pendorong seluruh ekosistem pendidikan, membiayai siswa, lembaga pendidikan dan pemasok kebutuhan pendidikan,” bebernya.
Menurut Ioann, layanan Pintek menyesuaikan kebutuhan selama pandemi, misalnya membantu sekolah membiayai keperluan mendigitalkan dan menjalankan lingkungan pembelajaran online yang efektif.
Pintek merupakan perusahaan teknologi finansial yang memiliki misi menjadi penggagas transformasi pendidikan melalui inovasi di bidang jasa keuangan.
Sejak 2018, Pintek telah bermitra dengan lebih dari 190 institusi pendidikan (termasuk K-12, Vokasi, Pendidikan Tinggi, dan Non-formal) dan telah menyalurkan kredit kepada nasabah yang tersebar di lebih dari 26 provinsi di Indonesia.