SpaceX Ciptakan Internet Satelit Starlink Berkecepatan Tinggi
Selasa, 01 Desember 2020 - 00:01 WIB
loading...
Starlink SpaceX menyediakan koneksi internet ke seluruh dunia. Kredit : NASA/SpaceX
A
A
A
Jakarta - Internet satelit Starlink SpaceX kemungkinan menghabiskan biaya sekitar 1 jutaan rupiah per bulan. Nominal tersebut merupakan tarif yang kompetitif mengingat koneksi broadband satelit yang lamban dan terkadang mahal tersedia untuk orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan di Amerika Serikat.
Meskipun tarif bulanannya sendiri tampaknya masuk akal, pengaturan koneksi juga akan membutuhkan bundel perangkat keras "Starlink Kit" yang mencakup terminal, router WiFi, dan tripod pemasangan. Seluruh perangkat keras ini akan dikenakan biaya tambahan sekitar 7 juta rupiah.
Baca juga : Dominasi Kereta Berkecepatan Tinggi Antara China dan Jepang
Untuk mengambil bagian dalam uji beta Starlink, pengguna awal harus mengunduh aplikasi Starlink. Aplikasi ini dilaporkan telah tersedia untuk Android dan iOS.
Menurut tangkapan layar email terbitan CNBC, tes beta secara gamblang disebut sebagai "Better than Nothing Beta" yang akan menyediakan koneksi internet sesuai dengan kebutuhan. Perkiraan kebutuhan berada pada kisaran antara 50 dan 150 megabit per detik dan menggunakan standar latensi rendah 20 hingga 40 milidetik.
Meskipun tarif bulanannya sendiri tampaknya masuk akal, pengaturan koneksi juga akan membutuhkan bundel perangkat keras "Starlink Kit" yang mencakup terminal, router WiFi, dan tripod pemasangan. Seluruh perangkat keras ini akan dikenakan biaya tambahan sekitar 7 juta rupiah.
Baca juga : Dominasi Kereta Berkecepatan Tinggi Antara China dan Jepang
Untuk mengambil bagian dalam uji beta Starlink, pengguna awal harus mengunduh aplikasi Starlink. Aplikasi ini dilaporkan telah tersedia untuk Android dan iOS.
Menurut tangkapan layar email terbitan CNBC, tes beta secara gamblang disebut sebagai "Better than Nothing Beta" yang akan menyediakan koneksi internet sesuai dengan kebutuhan. Perkiraan kebutuhan berada pada kisaran antara 50 dan 150 megabit per detik dan menggunakan standar latensi rendah 20 hingga 40 milidetik.
Lihat Juga :