Facebook Pertama Kali Ungkap Angka Konten Ujaran Kebencian
Sabtu, 21 November 2020 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan setuju untuk mengungkapkan metrik ujaran kebencian, dihitung dengan memeriksa sampel perwakilan konten yang terlihat di Facebook, dan menyerahkan dirinya ke audit independen atas catatan penegakannya.
Head of Safety and Integrity Facebook Guy Rosen mengatakan bahwa audit tersebut akan selesai pada 2021.
Lebih lanjut, Rosen menyebut bahwa dari 1 Maret hingga pemilihan 3 November, perusahaan menghapus lebih dari 265.000 konten dari Facebook dan Instagram di Amerika Serikat karena melanggar kebijakan campur tangan pemilihnya.
"Facebook mengatakan telah mengambil tindakan terhadap 19,2 juta konten kekerasan dan grafis di kuartal ketiga, naik dari 15 juta di kuartal kedua," tutur Rosen dikutip dari Reuters, Sabtu (21/11/2020).
Diketahui bahwa perusahaan media sosial lain seperti Twitter dan YouTube, yang dimiliki oleh Alphabet Inc. Google, tidak pernah mengungkapkan metrik prevalensi serupa seperti yang dirilis Facebook.
Head of Safety and Integrity Facebook Guy Rosen mengatakan bahwa audit tersebut akan selesai pada 2021.
Lebih lanjut, Rosen menyebut bahwa dari 1 Maret hingga pemilihan 3 November, perusahaan menghapus lebih dari 265.000 konten dari Facebook dan Instagram di Amerika Serikat karena melanggar kebijakan campur tangan pemilihnya.
"Facebook mengatakan telah mengambil tindakan terhadap 19,2 juta konten kekerasan dan grafis di kuartal ketiga, naik dari 15 juta di kuartal kedua," tutur Rosen dikutip dari Reuters, Sabtu (21/11/2020).
Diketahui bahwa perusahaan media sosial lain seperti Twitter dan YouTube, yang dimiliki oleh Alphabet Inc. Google, tidak pernah mengungkapkan metrik prevalensi serupa seperti yang dirilis Facebook.
(wbs)
Lihat Juga :