Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Medsos

Sabtu, 14 November 2020 - 09:35 WIB
loading...
Percepatan Teknologi...
Media sosial datang silih berganti seiring dengan perkembangan dan percepatan teknologi informasi. Foto/dok
A A A
JAKARTA - Media sosial datang silih berganti seiring dengan perkembangan dan percepatan teknologi informasi. Beberapa dari mereka terus mendunia, dan tak sedikit pula yang terkena seleksi alam alias berhenti beroperasi.

Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Medsos


Di Indonesia, masyarakat mulai terbiasa berjejaring semenjak mengenal Friendster pada 2002. Mereka dapat berteman dengan siapa pun di dunia maya dan itu menjadi suasana baru yang menyenangkan setelah sebelumnya mereka hanya berkomunikasi dalam obrolan tertutup melalui Yahoo Messager dan mIRC. (Baca: Himmah Menatap Langit, Ibadah Sunnah yang Terlupakan)

Di Friendster, pengguna dapat lebih terbuka untuk saling berkomentar dalam kolom testimoni. Hal lain yang tidak dapat dilupakan dari Friendster ialah tampilan berwarna yang dapat diganti untuk kolom profil pengguna. Sayang, Friendster kalah teknologi dari media sosial yang datang dua tahun setelahnya hingga akhirnya gulung tikar.

Facebook sekilas mirip, namun terlalu banyak hal baru yang dibawa Facebook sehingga semakin lama pengguna Friendster pindah ke Facebook. Setiap tahunnya media sosial semakin beragam, hanya mulai berbagi gambar dan video seperti Flickr, MySpace, Pinterest, hingga Instagram dan Snapchat yang dengan mudah dapat mengedit video sebelum diunggah.

Beberapa media sosial yang tidak dapat mengikuti keinginan pengguna pun perlahan ditinggalkan dan berakhir dengan tutupnya aplikasi mereka. Seperti yang terjadi pada Path, konsep jurnal pribadi yang kerap membagikan kapan pengguna bangun tidur, judul buku yang sedang dibaca, lagu yang tengah didengarkan, hingga lokasi keberadaan seseorang nyatanya bukan menjadi keinginan generasi saat ini.

Media sosial pun perlu bertransformasi untuk agar tetap dibutuhkan oleh pengguna. Contohnya, Twitter yang kini ingin menyajikan konten bersifat real time dalam bentuk teks, foto, juga video. Tidak salah jika kita ingin mengetahui hal paling update hanya perlu scroll timeline Twitter. Media massa pun kini memiliki akun Twitter sebagai tempat pemberitaan yang aktual. (Baca juga: Ini Manfaat Mengonsumsi Dua Pisang Dalam Sehari)

Hal tersebut yang diyakini membuat aplikasi Twitter masih setiap hadir di ponsel pintar masyarakat. Pengamat media sosial, Enda Nasution mengatakan, kekuatan media sosial itu sebenarnya bukan ada pada fitur tetapi jaringan sosial di dalam media sosial itu sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
UATAS dan AFPI Ajak...
UATAS dan AFPI Ajak Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved