Pameran Virtual Ini Pamerkan Kemampuan Anak Bangsa Membangun Kecerdasan Buatan
Minggu, 08 November 2020 - 21:02 WIB
loading...
A
A
A
Poster session yang dihadirkan juga merupakan karya-karya anak bangsa untuk membuktikan talenta kecerdasan artifisial di Indonesia sudah sangat banyak dan bisa dibanggakan. Sedangkan virtual expo yang dihadirkan memiliki experience yang berbeda dan unik.
"Karena ini pertama kalinya virtual expo menyajikan teknologi Virtual Reality dengan penampilan avatar visitor, sehingga meskipun secara online tapi bisa merasakan atmosfir pameran yang sesungguhnya. Visitor akan disuguhkan booth berisi tenant yang dijaga oleh avatar orang yang berpakaian adat dari seluruh Indonesia yang bisa langsung diajak berkomunikasi via chat," timpal Dini Fronitasari, Wakil Ketua Inovasi Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020.
![Pameran Virtual Ini Pamerkan Kemampuan Anak Bangsa Membangun Kecerdasan Buatan]()
Dia memastikan ada banyak hal positif dan pengalaman baru bagi para pengunjung. Penyelenggara berharap pelaksanaan IIAIS 2020 dapat menjadi media kolaborasi berbagai komponen bangsa untuk mengembangkan dan memanfaatkan secara bersama-sama teknologi kecerdasan artifisial dalam mewujudkan visi Indonesia 2045.
"Untuk itu kami mengajak semua kalangan masyarakat untuk bisa berpartisipasi melalui laman https://ais-2020.id supaya bisa lebih mengenal lebih dekat tentang teknologi kecerdasan artifisial," ajaknya.
Inovasi Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020 membidik 10.000 pengunjung. Berdasarkan informasi yang ada, tercatat ada 6.218 pengunjung yang melakukan registrasi per tanggal 7 November 2020.
Sementara itu, Aditya Adiguna, Dirut PT Naganaya Indonesia, sebagai pelaksana acara, menginformasikan, kegiatan telah disiapkan selama 1,5 bulan sebelumnya. "Pameran virtualnya seperti halnya pameran di dunia nyata, akan terbagi ke dalam beberapa hall. Pengunjung bisa berkomunikasi dengan petugas penjaga stand," katanya.
"Karena ini pertama kalinya virtual expo menyajikan teknologi Virtual Reality dengan penampilan avatar visitor, sehingga meskipun secara online tapi bisa merasakan atmosfir pameran yang sesungguhnya. Visitor akan disuguhkan booth berisi tenant yang dijaga oleh avatar orang yang berpakaian adat dari seluruh Indonesia yang bisa langsung diajak berkomunikasi via chat," timpal Dini Fronitasari, Wakil Ketua Inovasi Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020.

Dia memastikan ada banyak hal positif dan pengalaman baru bagi para pengunjung. Penyelenggara berharap pelaksanaan IIAIS 2020 dapat menjadi media kolaborasi berbagai komponen bangsa untuk mengembangkan dan memanfaatkan secara bersama-sama teknologi kecerdasan artifisial dalam mewujudkan visi Indonesia 2045.
"Untuk itu kami mengajak semua kalangan masyarakat untuk bisa berpartisipasi melalui laman https://ais-2020.id supaya bisa lebih mengenal lebih dekat tentang teknologi kecerdasan artifisial," ajaknya.
Inovasi Indonesia Artificial Intelligence Summit 2020 membidik 10.000 pengunjung. Berdasarkan informasi yang ada, tercatat ada 6.218 pengunjung yang melakukan registrasi per tanggal 7 November 2020.
Sementara itu, Aditya Adiguna, Dirut PT Naganaya Indonesia, sebagai pelaksana acara, menginformasikan, kegiatan telah disiapkan selama 1,5 bulan sebelumnya. "Pameran virtualnya seperti halnya pameran di dunia nyata, akan terbagi ke dalam beberapa hall. Pengunjung bisa berkomunikasi dengan petugas penjaga stand," katanya.
Lihat Juga :