Raksasa Teknologi Musuh Trump dan Pakar Bahas Energi Ramah Lingkungan
Jum'at, 06 November 2020 - 04:24 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi pada saat yang bersamaan, pembangunan 5G dan pusat data berskala besar dan cepat telah membawa tantangan besar bagi infrastruktur energi. Seperti peningkatan konsumsi energi, periode konstruksi pembangunan yang lama, serta biaya pengoperasian dan pemeliharaan yang tinggi.
“Fasilitas site energy yang ada saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan daya untuk cakupan 5G. Ada kebutuhan mendesak untuk reformasi dan inovasi di bidang ini. Digitalisasi, sistem daya 5G yang cerdas dan terintegrasi memungkinkan penyebaran jaringan 5G yang lebih cepat, lebih terjangkau, dan lebih sederhana,” kata Liu Baochang, Deputi Direktur Departemen Energi Informasi, China Mobile Group Design Institute Co., Ltd, saat mengungkapkan pendapatnya tentang tren dan wawasan pengembangan site power di era 5G.
Sementara itu, Fang Liangzhou, Kepala Pemasaran Huawei Digital Power Product Line Huawei, mengatakan, Huawei menggunakan arsitektur jaringan target untuk memandu perencanaan, konstruksi, operasional dan perawatan (O&M) dan pengoperasian infrastruktur daya digital, yang mendorong pesatnya perkembangan ekonomi digital.
"Mengenai site power, Huawei mengusulkan penerapan 5G tanpa meningkatkan biaya operasional yang terkait site power, dan bertujuan mengurangi biaya dari tiga aspek serta memanfaatkan sumber-sumber baru," ujar Liangzhou.
Sedangkan untuk pusat data, sambung dia, Huawei mengusulkan fasilitas pusat data generasi mendatang yang sederhana, hijau, cerdas, dan andal menggunakan inisiatif "empat rekonstruksi". Ini bermanfaat mengatasi masalah seperti periode pembangunan pusat data yang lama, konsumsi energi yang tinggi, dan O&M yang penuh tantangan.
“Fasilitas site energy yang ada saat ini tidak dapat memenuhi kebutuhan daya untuk cakupan 5G. Ada kebutuhan mendesak untuk reformasi dan inovasi di bidang ini. Digitalisasi, sistem daya 5G yang cerdas dan terintegrasi memungkinkan penyebaran jaringan 5G yang lebih cepat, lebih terjangkau, dan lebih sederhana,” kata Liu Baochang, Deputi Direktur Departemen Energi Informasi, China Mobile Group Design Institute Co., Ltd, saat mengungkapkan pendapatnya tentang tren dan wawasan pengembangan site power di era 5G.
Sementara itu, Fang Liangzhou, Kepala Pemasaran Huawei Digital Power Product Line Huawei, mengatakan, Huawei menggunakan arsitektur jaringan target untuk memandu perencanaan, konstruksi, operasional dan perawatan (O&M) dan pengoperasian infrastruktur daya digital, yang mendorong pesatnya perkembangan ekonomi digital.
"Mengenai site power, Huawei mengusulkan penerapan 5G tanpa meningkatkan biaya operasional yang terkait site power, dan bertujuan mengurangi biaya dari tiga aspek serta memanfaatkan sumber-sumber baru," ujar Liangzhou.
Sedangkan untuk pusat data, sambung dia, Huawei mengusulkan fasilitas pusat data generasi mendatang yang sederhana, hijau, cerdas, dan andal menggunakan inisiatif "empat rekonstruksi". Ini bermanfaat mengatasi masalah seperti periode pembangunan pusat data yang lama, konsumsi energi yang tinggi, dan O&M yang penuh tantangan.
Lihat Juga :