Twitter dan Facebook Peringatkan 2 Capres AS Tidak Klaim Kemenangan

Kamis, 05 November 2020 - 09:31 WIB
loading...
Twitter dan Facebook...
Calon Presiden AS Joe Biden dan Donald Trump. FOTO/ IST
A A A
NEW YORK - Twitter dan Facebook siap memberikan label peringatan pada unggahan dari para kandidat pemilu AS dan kampanye yakni Donald Trump dan Joe Biden yang mengklaim kemenangan sebelum hasil resmi diumumkan. (Baca: Syafaat dan Siapa yang Berhak Mendapatkannya)

Seperti dilansir Reuters melaporkan, langkah tersebut dilakukan saat platform jejaring sosial tersebut bersiap menghadapi siklus pemilu yang tidak biasa karena banyaknya surat suara yang masuk yang dapat menyebabkan penundaan hasil akhir. (Baca juga: Ribuan Formasi CPNS Guru Kosong, Ini Langkah Kemendikbud)

Dimulai pada malam pemilihan hingga pelantikan, Twitter mengatakan akan memasang tanda peringatan seperti "sumber resmi menyebut pemilihan ini secara berbeda", atau "sumber resmi mungkin tidak menyebut perlombaan saat ini di-tweet.”

Facebook akan menambahkan informasi spesifik dalam notifikasi umpan berita (news feed) di aplikasinya dan label pada unggahan jika kandidat atau partai menyatakan kemenangan secara prematur. Facebook menambahkan, pihaknya akan terus menunjukkan hasil terbaru di Pusat Informasi Pemungutan Suara.

Sementara Twitter mengatakan, akun yang di berbasis AS dengan lebih dari 100 ribu pengikut dan keterlibatan yang signifikan juga akan dipertimbangkan untuk pelabelannya.

Perusahaan media sosial berada di bawah tekanan untuk memerangi informasi yang salah terkait pemilu.

Dalam blognya, Twitter mengatakan akan mempertimbangkan pejabat pemilihan negara bagian dan media berita nasional, seperti ABC News, Associated Press, CNN dan Fox News, sebagai sumber resmi hasil.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
Rekomendasi
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Berita Terkini
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved