Bumi Siap Dimanjakan Tiga Fenomena Langit di Awal November 2020
Rabu, 04 November 2020 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Fenomena ini dapat diamati dengan mata telanjang selama cuaca cerah, bebas polusi cahaya, dan penghalang jarak pandang lainnya.
Deklinasi Maksimum Utara Bulan (6 November)
Bulan akan berada pada deklinasi maksimum Utara pada pukul 02.29.53 WIB dengan jarak geosentris 394.568 km. Letaknya pada posisi paling utara dari ekuator langit (sebagaimana solstis Juni pada Matahari).
Di Indonesia, fenomena ini terjadi dengan ketinggian Bulan 24,8 derajat, ketika kulminasi bervariasi antara 54,2 derajat (Pulau Rote) hingga 71,2 derajat (Pulau Weh).
Ketika kulmunasi, Bulan terletak di arah utara pada pukul 03.40 WIB. Bulan terletak di konstelasi Gemini dan berada di atas ufuk sejak pukul 22.00 WIB, hingga pukul 09.30 WIB keesokan harinya, dari arah Timur-Timur Laut sampai Barat-Barat Laut.
Deklinasi Maksimum Utara Bulan (6 November)
Bulan akan berada pada deklinasi maksimum Utara pada pukul 02.29.53 WIB dengan jarak geosentris 394.568 km. Letaknya pada posisi paling utara dari ekuator langit (sebagaimana solstis Juni pada Matahari).
Di Indonesia, fenomena ini terjadi dengan ketinggian Bulan 24,8 derajat, ketika kulminasi bervariasi antara 54,2 derajat (Pulau Rote) hingga 71,2 derajat (Pulau Weh).
Ketika kulmunasi, Bulan terletak di arah utara pada pukul 03.40 WIB. Bulan terletak di konstelasi Gemini dan berada di atas ufuk sejak pukul 22.00 WIB, hingga pukul 09.30 WIB keesokan harinya, dari arah Timur-Timur Laut sampai Barat-Barat Laut.
Lihat Juga :