PUBG Mobile Resmi Cabut dari India

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 22:52 WIB
loading...
A A A
"Penggemar yang terhormat,

Untuk mematuhi perintah sementara Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi tanggal 2 September 2020, Tencent Games akan menghentikan semua layanan dan akses bagi pengguna di India ke PUBG MOBILE Nordic Map: Livik dan PUBG MOBILE Lite (bersama-sama, "PUBG Mobile") pada 30 Oktober 2020. Hak untuk mempublikasikan PUBG MOBILE di India akan dikembalikan kepada pemilik kekayaan intelektual PUBG.

Melindungi data pengguna selalu menjadi prioritas utama dan kami selalu mematuhi undang-undang dan peraturan perlindungan data yang berlaku di India. Semua informasi alur game pengguna diproses secara transparan seperti yang diungkapkan dalam kebijakan privasi kami.

Kami sangat menyesali hasil ini, dan dengan tulus berterima kasih atas dukungan dan cinta Anda untuk PUBG MOBILE di India."

Penghentian PUBG Mobile adalah bagian dari gelombang kedua larangan oleh Pemerintah India. Yang pertama pada bulan Juni termasuk platform populer seperti TikTok, WeChat dan bahkan beberapa aplikasi yang terkait dengan Xiaomi seperti Mi Community dan Mi Video Call. (Baca juga: Tren Pulang Kampung Naik Bus Menurun )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
Rekomendasi
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Berita Terkini
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved