PUBG Mobile Resmi Cabut dari India

Jum'at, 30 Oktober 2020 - 22:52 WIB
loading...
PUBG Mobile Resmi Cabut...
GSM Arena melaporkan, mulai hari ini, 30 Oktober, PUBG Mobile Nordic Map: Livik dan PUBG Mobile Lite akan berhenti berfungsi di India. Foto/ist
A A A
NEW DELHI - Kementerian Elektronik dan TI di India melarang 118 aplikasi seluler pada bulan September, termasuk game populer PUBG Mobile . Ini adalah imbas dari bentrok mematikan China dan India di perbatasan. (Baca juga: Rayakan Halloween PUBG Mobile Kembali Hadirkan Infection Mod e)

Setelah beberapa kali mencoba untuk kembali ke jalurnya dan membawa gelar battle royale kepada para penggemarnya, PUBG Corporation akhirnya menyerah. Hingga akhirnya hari ini mengumumkan akan menghentikan semua layanan dan akses ke pengguna.

GSM Arena melaporkan, mulai hari ini, 30 Oktober, PUBG Mobile Nordic Map: Livik dan PUBG Mobile Lite akan berhenti berfungsi. Hak merek PUBG Mobile akan dikembalikan kepada pemilik kekayaan intelektual dan Tencent Games tidak lagi memiliki hak atas waralaba di India.

Namun, PUBG Corporation tidak mengatakan apa pun tentang data pemain -apakah itu akan dihapus atau akan disimpan.

Berikut pernyatan resmi PUBG Corporation:

"Penggemar yang terhormat,

Untuk mematuhi perintah sementara Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi tanggal 2 September 2020, Tencent Games akan menghentikan semua layanan dan akses bagi pengguna di India ke PUBG MOBILE Nordic Map: Livik dan PUBG MOBILE Lite (bersama-sama, "PUBG Mobile") pada 30 Oktober 2020. Hak untuk mempublikasikan PUBG MOBILE di India akan dikembalikan kepada pemilik kekayaan intelektual PUBG.

Melindungi data pengguna selalu menjadi prioritas utama dan kami selalu mematuhi undang-undang dan peraturan perlindungan data yang berlaku di India. Semua informasi alur game pengguna diproses secara transparan seperti yang diungkapkan dalam kebijakan privasi kami.

Kami sangat menyesali hasil ini, dan dengan tulus berterima kasih atas dukungan dan cinta Anda untuk PUBG MOBILE di India."

Penghentian PUBG Mobile adalah bagian dari gelombang kedua larangan oleh Pemerintah India. Yang pertama pada bulan Juni termasuk platform populer seperti TikTok, WeChat dan bahkan beberapa aplikasi yang terkait dengan Xiaomi seperti Mi Community dan Mi Video Call. (Baca juga: Tren Pulang Kampung Naik Bus Menurun )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Game Mobile Action RPG...
Game Mobile Action RPG ‘The God of Highschool Legends’ Dirilis, GAMES+ Bidik Jadi Publisher Terkemuka
Higgs Games Island Jadi...
Higgs Games Island Jadi Hiburan Harian, Domino Jadi Permainan Favorit
Platform Top Up Game...
Platform Top Up Game Lokal VCGamers Tawarkan Solusi Harga Lebih Terjangkau
Liga Berbasis Tim Jadi...
Liga Berbasis Tim Jadi Langkah Awal Penguatan Ekosistem Roblox
7 Alasan Kenapa Top...
7 Alasan Kenapa Top Up Game Official Mobile Legends Lebih Aman
Akun Roblox Anak di...
Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Dinonaktifkan Mulai 28 Maret, Ini Faktanya
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Rekomendasi
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Berita Terkini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Ini Susunan Direksi...
Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru Telkomsel 2026
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved