Pemerintah Jamin Faktor Keamanan Vaksin sebagai Prioritas Nomor Satu
Rabu, 28 Oktober 2020 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahap uji klinis, Bio Farma bertindak sebagai sponsor pelaksana bersama Litbangkes. Sementara BPOM sebagai badan regulator yang mengeluarkan izin edar apabila vaksin nantinya telah selesai uji klinis.
“Uji klinis perlu dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang dihasilkan aman. Jadi intinya kami juga menerapkan kehati-hatian dalam setiap prosesnya,” ujar Bambang.
Senada dengan Bambang, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan, prosedur dari setiap clinical trial harus dipenuhi. Hasil uji klinis yang dilakukan di Bandung, interim report-nya diharapkan pada minggu awal Desember dapat dievaluasi.
Sementara untuk pengadaan vaksin yang telah jadi, uji klinisnya dilakukan di negara lain, juga diharapkan laporannya sudah masuk bulan Desember.
“Dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorization maka diharapkan BPOM dapat melakukan evaluasi, karena juga akan mendapatkan laporan clinical trial dari negara lain," tandas Airlangga.
“Uji klinis perlu dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang dihasilkan aman. Jadi intinya kami juga menerapkan kehati-hatian dalam setiap prosesnya,” ujar Bambang.
Senada dengan Bambang, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan, prosedur dari setiap clinical trial harus dipenuhi. Hasil uji klinis yang dilakukan di Bandung, interim report-nya diharapkan pada minggu awal Desember dapat dievaluasi.
Sementara untuk pengadaan vaksin yang telah jadi, uji klinisnya dilakukan di negara lain, juga diharapkan laporannya sudah masuk bulan Desember.
“Dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorization maka diharapkan BPOM dapat melakukan evaluasi, karena juga akan mendapatkan laporan clinical trial dari negara lain," tandas Airlangga.
(wbs)
Lihat Juga :