Jelang Pilpres, Hackers Serang Amerika Serikat Habis-habisan

Sabtu, 24 Oktober 2020 - 11:33 WIB
loading...
A A A
Sementara staf di beberapa kantor pemerintah di Louisiana utara berhasil dikompromikan sebagai bagian dari kampanye, menurut dua orang yang mengetahui tanggapan insiden tersebut, serangan dunia maya dihentikan pada tahap awal sebelum kerusakan yang signifikan terjadi.

Louisiana menolak mengomentari insiden tersebut. Seorang juru bicara Kepolisian Negara Bagian Louisiana, mengatakan, mereka dipanggil untuk menyelidiki serangan dunia maya, tapi menolak berkomentar lebih lanjut. Kantor Gubernur mengatakan, mereka tidak dapat mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Tyler Brey, Juru Bicara Kantor Sekretaris Negara Louisiana, mengutarakan, Louisiana adalah "negara bagian atas ke bawah", di mana data pemilu disimpan secara terpusat di kantor sekretaris negara bagian, yang dapat memudahkan pejabat pemilu untuk memulihkan diri dari serangan siber.

Reuters menyebutkan, satu orang yang mengetahui kejadian tersebut, menginformasikan, mereka menilai tujuan peretas adalah menginfeksi komputer dengan ransomware. Namun sulit untuk disimpulkan lantaran serangan sudah dihentikan sejak fase awal.

Jika demikian, Louisiana bukan yang pertama. Selama setahun terakhir, beberapa kota di AS menjadi korban ransomware, termasuk insiden di Baltimore, Maryland, dan Durham, North Carolina.

Pertanyaan Besar
Jen Miller Osborn, Wakil Direktur Intelijen Ancaman untuk Perusahaan Keamanan Siber AS, Palo Alto Networks, melacak kelompok peretas tahun lalu yang menggunakan KimJongRat. Dia mengatakan akan menjadi "tidak biasa" bagi grup yang dia pelajari untuk melakukan operasi dunia maya demi keuntungan finansial.

Laporan penelitian keamanan siber sebelumnya pada 2013 oleh perusahaan Luxembourg iTrust Consulting, mencatat, KimJongRat ditulis dengan kode komputer Korea yang membawa referensi ke anggota keluarga pemimpin Korea Utara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Rekomendasi
Tingkatkan Kompetensi...
Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa, USN Kolaka Kolaborasi dengan Ceria-Micromine
Fuad Bawazier Sebut...
Fuad Bawazier Sebut Pembiayaan Lewat SBN Berisiko Perbesar Beban Fiskal
Jambret Bercelurit Ditangkap...
Jambret Bercelurit Ditangkap Petugas Dishub di CFD Rasuna Said, 1 Pelaku Kabur
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved