Kira-Kira Begini Nantinya Cara Konsumen Belanja Lewat Aplikasi WhatsApp

Kamis, 22 Oktober 2020 - 23:15 WIB
loading...
Kira-Kira Begini Nantinya...
Fitur belanja di WhatsApp akan mempermudah UKM bertransaksi, serta mendapatkan pembeli dan pelanggan baru.
A A A
JAKARTA - Fitur belanja pada WhatsApp bisa jadi akan berdampak cukup besar pada UKM di Indonesia. Besar kemungkinan pemilik bisnis seperti gerai makanan hingga industri rumahan, akan semakin mudah bertransaksi. BACA JUGA :10 Alasan Poco X3 NFC Layak Disebut The Real Mid Range Killer

Anggap saja Anda sedang ingin membeli sebuah cake. Dari Google Maps, ada toko Sandra Bakery yang terdekat dari rumah. Lalu Anda mendapatkan nomor kontaknya, dan bertanya lewat WhatsApp.

Anda lantas bertanya “ada produk apa saja yang tersedia di toko?”

Kira-Kira Begini Nantinya Cara Konsumen Belanja Lewat Aplikasi WhatsApp

Tapi, ternyata pemilik toko mengarahkan Anda ke katalog toko Sandra Bakery. Di etalase itu ada Black Forest, Red Velvet, hingga Lapis Surabaya.
Anda tertarik dengan Black Forrest seharga Rp175.000, lalu mengklik menu “Tambah ke Keranjang”.

Setelah itu, sama seperti umumnya proses transaksi di marketplace, Anda klik lagi menu “Lanjutkan Pembayaran”.

WhatsApp sendiri belum memberitahu pembayaran apa saja yang nantinya akan tersedia. Tapi, kemungkinan besar kedepannya akan sama seperti e-commerce lainnya. Mulai dari kartu kredit, OVO, Gopay, dan lainnya.

Setelah itu, Anda akan memilih “Metode Pengiriman”. Apakah akan mengambil sendiri, atau dikirim lewat kurir/logistik.

Bagi UKM, tentu saja fitur belanja langsung lewat WhatsApp ini akan membuka pelanggan dan kesempatan baru.

Ambil contoh toko hobi aksesoris Drone. Ia akan lebih mudah bertransaksi dan mengirim produk ke pembeli mereka bahkan yang ada di luar kota.

BACA JUGA:4 Kamera, 64 MP, Rp3 jutaan, Ini Fitur Kamera Terbaik Poco X3 NFC

Tapi, apa bedanya jika toko tersebut juga memiliki lapak berjualan aksesoris drone di marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia? Proses berjualan dan proses transaksinya, kurang lebih sama.

Bedanya, ada pada simplisitas dan kedekatan cara berkomunikasi.

Dengan platform chatting WhatsApp, pembeli akan merasa lebih dekat dan langsung berkomunikasi/chatting dengan pemilik toko/penjualnya.

Mereka bisa langsung bertanya, meminta saran terhadap barang yang akan dibeli, dan pada akhirnya langsung melakukan pembelian/transaksi lewat aplikasi WhatsApp. Semua dilakukan dengan mudah.

Di marketplace, pembeli memang tetap berkomunikasi lewat chatting. Tapi, cara berkomunikasinya tidak akan sedekat lewat chatting WhatsApp. Sekadar untuk berkirim foto, membagi link, atau memasang Meme, tidak mudah dilakukan di aplikasi marketplace.

Survei The Harris Poll yang melibatkan 1.019 responden berusia 18 tahun ke atas pada 4-10 September 2020 di Indonesia menunjukkan bahwa 88% orang di Indonesia setuju bahwa mereka “ingin dapat berkomunikasi dengan bisnis dengan cara yang sama seperti berkomunikasi dengan teman/keluarga melalui pesan (misal melalui aplikasi perpesanan atau SMS),”.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
WhatsApp Kembangkan...
WhatsApp Kembangkan Fitur Pesan Selamat Datang Otomatis di Grup
Patut Dicontoh Indonesia,...
Patut Dicontoh Indonesia, Eropa Paksa Meta Bayar Karya Jurnalis yang Ditayangkan
Geger Layanan Berbayar...
Geger Layanan Berbayar WhatsApp Plus: Rp13 Ribu untuk Stiker dan Fitur Receh
10 Ucapan Sumpah Pemuda...
10 Ucapan Sumpah Pemuda untuk Dibagikan di Grup WhatsApp Keluarga dan Kantor
Nomor HP Said Iqbal...
Nomor HP Said Iqbal Disebar sebagai Adies Kadir: Itu Kan Teror
Instagram dan WhatsApp...
Instagram dan WhatsApp Arya Daru Sempat Aktif usai Meninggal, Padahal Polisi Bilang HP Hilang
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
Jadi Penyakit Mematikan,...
Jadi Penyakit Mematikan, Begini Cara Deteksi Dini Stroke
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved