Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

Kamis, 22 Oktober 2020 - 18:34 WIB
loading...
Huawei Boyong Lima Produk...
Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, saat menjelaskan, Huawei bertujuan lebih memperkuat ekosistem perangkat semua skenario 1 + 8 + N dengan meluncurkan seri produk terbaru di Indonesia. Foto/M Iqbal/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Di tengah tone negatif tentang keberlangsungan hidup perusahaan, Huawei menegaskan bahwa raksasa manufaktur China itu masih survive dan terus berinovasi. Di Indonesia, penegasan itu mereka sampaikan melalui pelepasan lima produk berinovasi baru dengan desain premium. (Baca juga: Terungkap, Huawei Kirin 9000 Gunakan GPU 24-Core )

Ya, Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia hari ini mengumumkan peluncuran Huawei FreeBuds Pro baru, FreeBuds Studio, FreeLace Pro, Gentle Monster -HUAWEI Eyewear II, dan Watch GT 2 Pro. Kelimanya menghadirkan ekosistem perangkat yang lebih tinggi dan premium kepada konsumen dengan menggabungkan teknologi dan fashion.

Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia, menjelaskan, Huawei bertujuan lebih memperkuat ekosistem perangkat semua skenario “1 + 8 + N” dengan meluncurkan seri produk terbaru di Indonesia. Sekaligus meningkatkan aspek desain yang dapat menjadi nilai tambah produk.

“Produk kami telah dikenal memberikan kualitas terbaik, tetapi kami memahami bahwa apa yang Anda kenakan merupakan ekspresi dari siapa jati diri Anda. Oleh karena itu, kami ingin tidak hanya memberikan inovasi teknologi baru namun juga meningkatkan pengalaman pengguna melalui desain premium dan stylish produk kami,” kata Khing Seng saat acara peluncuran virtual melalui kanal YouTube Huawei Indonesia, Kamis (22/10/2020).

Untuk perangkat audio, Huawei memperkenalkan Huawei FreeBuds Pro baru, earphone peredam bising (noise cancelling) yang aktif dan dinamis pertama di dunia. Ini menjadi produk andalan tahun ini di antara earphone TWS Huawei.
Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

Mereka mewakili kekuatan inovasi teknologi di balik produk audio Huawei dan tekad yang berkelanjutan menciptakan kembali pengalaman menggunakan audio TWS. Huawei FreeBuds Pro menggunakan teknologi peredam bising aktif hibrida untuk mendeteksi lingkungan kebisingan eksternal dan dalam telinga, serta mengurangi kebisingan latar belakang hingga 40dB.

Khing Seng mengutarakan, teknologi peredam bising baru yang cerdas dan dinamis ini dengan cepat mengidentifikasi jenis bising di lingkungan pemakainya. Lalu secara otomatis beralih ke mode peredam bising yang sesuai, memberikan peningkatan baru pada kenyamanan, kebebasan, dan pengalaman berkomunikasi.

Sementara bagi mereka yang mendambakan pengalaman audio level berikutnya, Huawei FreeBuds Studio adalah pilihan tepat. Tujuan gramophone saat pertama kali diciptakan adalah untuk memungkinkan pendengar menghidupkan kembali suara yang dibuat pada saat itu.
Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

Hal ini juga bertujuan sama pada headphone over-ear nirkabel pertama Huawei, Huawei FreeBuds Studio. Desain geometrisnya bukan hanya minimalis dan harmonis, tapi juga nyaman dipakai.

Dengan kualitas suara high-definition pita lebar 48kHZ, FreeBuds Studio dapat dengan sempurna mengembalikan detail yang kaya dari musik kualitas tinggi untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan tingkat HiFi. Headphone nirkabel Huawei FreeBuds Studio menggabungkan kenyamanan dan kinerja audio berkualitas tinggi dengan kemampuan peredam bising terdepan di industri, memungkinkan pengguna untuk memakainya dengan nyaman setiap hari untuk bekerja dan bermain.

Dan untuk kaum muda dan dinamis, kata Khing Seng, FreeLace Pro adalah pilihan yang sempurna untuk mereka. Sebagai generasi baru headphone neckband, FreeLace Pro termasuk 'pro' dalam berbagai aspek. Mempertahankan karakteristiknya, Huawei FreeLace Pro telah mengadopsi peningkatan keseluruhan dengan desain gaya yang lebih baik, pengisian daya cepat USB-C yang ditingkatkan, dan masa pakai baterai.
Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

FreeLace Pro juga menghadirkan pengalaman peredam bising terbaik dengan teknologi peredam bising aktif hibrida dual-mic dengan algoritme pereduksi bising terkemuka. Teknologi peredam bising menetapkan standar baru dan dapat mencapai hingga 40dB.

Fashion yang bergabung dengan teknologi benar-benar menonjol pada Gentle Monster -Huawei Eyewear II. Sebagai kategori penting dari teknologi wearable Huawei, kacamata pintar ini dirancang untuk diintegrasikan dengan mudah ke dalam kehidupan sehari-hari pengguna, menciptakan perangkat smart wearable yang menggabungkan fashion dan teknologi. Gentle Monster -Huawei Eyewear II ini tidak hanya berfungsi sebagai aksesoris saja, namun juga sebagai alat untuk meningkatkan kemudahan dan kenyamanan dalam berkomunikasi.
Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

Seri Eyewear II menandai era baru di mana lebih banyak orang akan memakai kacamata pintar dan modis. Belajar dari kesuksesan kolaborasi sebelumnya, Huawei x Gentle Monster Eyewear terus berinovasi dalam hal desain visual dan fitur-fitur cerdas, menghasilkan seri Eyewear II baru yang lebih modis dan nyaman dipakai, lebih cerdas dan lebih nyaman digunakan, menentukan kategori kacamata pintar modis yang sepenuhnya baru.

Terakhir, ada Huawei Watch GT 2 Pro. Ini adalah momen yang menentukan evolusi jam tangan pintar. Smartwatch itu bukan hanya keluaran paling ambisius dari seri Watch GT, namun juga menyatukan desain paling premium dengan teknologi mutakhir dalam satu perangkat yang berbeda.

Setiap aspek Huawei Watch GT 2 Pro dirancang dan diprogram dengan tingkat perawatan tertinggi. Hanya dengan melihat sekilas perangkat sudah cukup untuk melihat material premium jam tangan ini terbuat dari desain ikonik Huawei Watch GT 2 Pro yang terdiri dari bodi titanium, casing belakang keramik, dan kaca safir premium -bahan tahan lama di dunia.
Huawei Boyong Lima Produk Ekosistem Baru ke Indonesia, Ini Dia Barangnya...

Selain itu, mode kesehatan yang sangat canggih dari Huawei Watch GT 2 Pro memungkinkan penggunanya melacak detak jantung, saturasi oksigen darah, kualitas tidur, dan tingkat stres selama 24/7. Masa pakai baterai 2 minggu memungkinkan penggunanya melupakan tentang mengisi daya baterai. Dengan mode olahraga HUAWEI Watch GT 2 Pro 100+, pengguna dapat melacak, mengukur, dan meningkatkan diri dalam setiap disiplin olahraga yang mereka bayangkan.

“Kami sangat senang akhirnya dapat menghadirkan produk-produk yang benar-benar mewakili komitmen dan upaya Huawei dalam inovasi teknologi sekaligus memadukannya dengan desain premium dan bergaya. Harapannya, konsumen dapat merasakan manfaat ekosistem kita dalam meningkatkan produktivitas kehidupan sehari-hari,” pungkas Khing Seng. (Baca juga: Capai 4 Meter, BMKG Warning Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUAWEI WATCH FIT 5 Series...
HUAWEI WATCH FIT 5 Series Bawa Diabetes Risk Study dan Ultra Sports Tracking
Telinga Makin Mahal:...
Telinga Makin Mahal: Membedah Janji Anti-Bising TWS Baru Huawei Seharga Rp2,9 Juta
Dianggap Berbahaya,...
Dianggap Berbahaya, Huawei Dilarang Digunakan di Eropa
Smartwatch Rp12 Juta...
Smartwatch Rp12 Juta yang Bisa Menyelam 150 Meter: Huawei Watch Ultimate 2 Resmi Hadir
Meta Akan Meluncurkan...
Meta Akan Meluncurkan Smartwatch Malibu 2 Tahun Ini
Obrak-abrik Pasar Flagship!...
Obrak-abrik Pasar Flagship! Huawei nova 14 Pro Bawa Kamera Variable Aperture F1.4 cuma Rp8 Jutaan
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Smartwatch di Pergelangan...
Smartwatch di Pergelangan Bangsa: Membaca Indonesia Melalui Heidegger, Merleau-Ponty, dan Simondon
Singapura Larang Siswa...
Singapura Larang Siswa Gunakan HP dan Smartwatch di Sekolah Mulai 2026
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved