Mark Zuckerberg Disebut Biang Kerok Dibalik Permusuhan Trump dengan TikTok

Minggu, 18 Oktober 2020 - 21:30 WIB
loading...
A A A
Facebook saat ini adalah salah satu dari empat perusahaan teknologi, termasuk Apple, induk Google -Alphabet, dan Amazon yang sedang diperiksa oleh Kongres karena melanggar peraturan antitrust (antimonopoli) tertentu. Dalam kasus Facebook, perusahaan mungkin diminta untuk memecah grup media sosial gabungan yang telah dibangunnya yang terdiri dari Facebook, Messenger, WhatsApp, dan Instagram.

Bulan lalu, Zuckerberg menolak untuk mengatakan dengan tegas bahwa Apple App Store adalah monopoli meskipun dia menyatakan, "Yah, saya yakin mereka memiliki kendali sepihak atas apa yang ada di ponsel dalam hal aplikasi. Saya pikir itu mungkin sekitar 50% orang Amerika yang memiliki ponsel pintar, dan lebih banyak orang di seluruh dunia. Menurut saya ada lebih dari satu miliar perangkat Apple. Jadi menurut saya ada pertanyaan yang harus diperhatikan orang tentang kontrol App Store dan apakah itu memungkinkan sekuat dinamika persaingan."

Melalui siaran web, Zuckerberg, mengatakan, tentang Apple bahwa mereka "memblokir inovasi, memblokir persaingan" dan "memungkinkan Apple mengenakan biaya sewa monopoli".

Pendiri Facebook tidak memiliki masalah dengan Google dan Google Play Store karena pengguna Android tidak terkunci di Play Store untuk membeli aplikasi. Seperti yang dikatakan Zuckerberg, "Sebagai pengembang, jika Anda tidak berada di Google Play Store, setidaknya Anda masih memiliki cara untuk mendapatkan aplikasi Anda di perangkat orang. Dan itu berarti bahwa orang tidak akan sepenuhnya ditutup jika mereka sedang melakukan sesuatu yang tidak disukai Google. Saya rasa itu sangat penting, bahwa orang memiliki cara untuk membuat sesuatu dan mendapatkannya di perangkat jika diinginkan."

Beberapa orang mengatakan, alasan sebenarnya mengapa Zuckerberg kesal dengan Apple berkaitan dengan perubahan privasi yang diluncurkan Apple dengan iOS 14 yang membuat pelacakan iklan lebih sulit. Melacak iklan memungkinkan merek untuk menentukan seberapa menarik iklan tertentu dengan konsumen yang melihatnya. Informasi ini dapat membantu Facebook menjual ruang iklan ke beberapa perusahaan. (Baca juga: Operasi Yustisi Tak Buat Jera, Warga Gunung Sindur Bogor Masih Abai Protokol Kesehatan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Rekomendasi
Langkah Nyata Pegadaian...
Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
DPR Soroti Penggunaan...
DPR Soroti Penggunaan Helikopter KPU, Harap Bisa Dapat Sanksi Tegas
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved