Mau Bergeser dari DSRL ke Kamera Mirrorless? Fujifilm Punya Solusinya
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 22:00 WIB
loading...
Kamera X-S10 sedikit berbeda dari model body mirrorless saat ini, yang semuanya menampilkan kenop kontrol manual yang ekstensif dan tampilan retro. Foto/Ist
A
A
A
TOKYO - Fujifilm telah meluncurkan X-S10 , kamera APS-C terbaru dalam jajaran luasnya. X-S10 ditujukan bagi mereka yang saat ini memiliki DSLR dan ingin beralih k e mirrorless untuk pertama kalinya. (Baca juga: Vivo IFEA, Ponsel Konsep dengan Kamera yang Bisa Lepas Pasang )
Kamera X-S10 sedikit berbeda dari model body mirrorless saat ini, yang semuanya menampilkan kenop kontrol manual yang ekstensif dan tampilan retro. Desain X-S10 sendiri dimaksudkan untuk menarik perhatian pemilik DSLR, karena itu cengkeraman barunya lebih dalam.
Beberapa dial kontrol khusus di bagian atas telah diganti dengan dial kosong yang dapat disesuaikan. Desainnya lebih kecil dan lebih ringan dari X-T4, dan fitur magnesium memungkinkan pelat depan dan atas untuk kekakuan dan pembuangan panas, meskipun X-S10 tidak "disegel" cuaca.
![Mau Bergeser dari DSRL ke Kamera Mirrorless? Fujifilm Punya Solusinya]()
Laman GSM Arena menyebutkan, X-S10 memiliki sensor CMOS X-Trans 26,1MP yang sama dan prosesor gambar X-Processor 4 dari X-T4 premium. Sistem stabilisasi gambar internal dibuat 30% lebih kecil agar muat di dalam bodi X-S10 yang lebih kecil.
Meskipun demikian, sistem ini masih mampu melakukan stabilisasi sekitar 6-stop dengan lensa Fujinon distabilkan dan yang tidak distabilkan.
Kamera X-S10 memiliki fitur sistem autofokus cepat yang sama dengan X-T4 dengan 2,16 juta piksel deteksi fase. Ini fitur pelacakan subjek dengan deteksi wajah dan mata. Kamera mampu mode burst 8fps dengan rana mekanis dan 30fps dengan rana elektronik.
Kamera X-S10 sedikit berbeda dari model body mirrorless saat ini, yang semuanya menampilkan kenop kontrol manual yang ekstensif dan tampilan retro. Desain X-S10 sendiri dimaksudkan untuk menarik perhatian pemilik DSLR, karena itu cengkeraman barunya lebih dalam.
Beberapa dial kontrol khusus di bagian atas telah diganti dengan dial kosong yang dapat disesuaikan. Desainnya lebih kecil dan lebih ringan dari X-T4, dan fitur magnesium memungkinkan pelat depan dan atas untuk kekakuan dan pembuangan panas, meskipun X-S10 tidak "disegel" cuaca.

Laman GSM Arena menyebutkan, X-S10 memiliki sensor CMOS X-Trans 26,1MP yang sama dan prosesor gambar X-Processor 4 dari X-T4 premium. Sistem stabilisasi gambar internal dibuat 30% lebih kecil agar muat di dalam bodi X-S10 yang lebih kecil.
Meskipun demikian, sistem ini masih mampu melakukan stabilisasi sekitar 6-stop dengan lensa Fujinon distabilkan dan yang tidak distabilkan.
Kamera X-S10 memiliki fitur sistem autofokus cepat yang sama dengan X-T4 dengan 2,16 juta piksel deteksi fase. Ini fitur pelacakan subjek dengan deteksi wajah dan mata. Kamera mampu mode burst 8fps dengan rana mekanis dan 30fps dengan rana elektronik.
Lihat Juga :