Hacker Sukses Membuat Apple Kehilangan Uang Puluhan Miliar Rupiah
Minggu, 11 Oktober 2020 - 00:15 WIB
loading...
Sekelompok hacker atau peretas menargetkan infrastruktur online Apple dan hasilnya menemukan banyak kerentanan, termasuk memungkinkan mencuri file dari akun iCloud. Foto/Ist
A
A
A
CUPERTINO - Hacker atau peretas berhasil membuat Apple kehilangan uang puluhan miliar rupiah. Usut punya usut, kelompok peretas ini bisa membawa pulang uang hadiah Rp73 miliar karena berhasil menemukan 55 bug , termasuk yang memungkinkan penyerang mencuri foto iCloud seseorang. (Baca juga: Tampilan Rusak, Hacker Serang Website Resmi DPR-RI )
Sekelompok peretas menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menargetkan infrastruktur online Apple yang luas dan menemukan banyak kerentanan, termasuk yang memungkinkan peretas mencuri file dari akun iCloud seseorang. Mereka mengumumkannya dalam sebuah posting blog pekan ini.
Business Insider melaporkan, mereka beroperasi sebagai peretas "Topi Putih", yang berarti tujuan mereka adalah untuk mengingatkan Apple tentang kerentanan daripada mencuri informasi. Tim tersebut dipimpin oleh Sam Curry yang berusia 20 tahun, bersama dengan Brett Buerhaus, Ben Sadeghipour, Samuel Erb, dan Tanner Barnes.
"Saya tidak pernah bekerja pada program bounty bug Apple jadi saya tidak benar-benar tahu apa yang diharapkan, tetapi memutuskan mengapa tidak mencoba keberuntungan dan melihat apa yang dapat saya temukan," kata Curry dalam posting blog tersebut.
"Meskipun tidak ada jaminan terkait pembayaran atau pemahaman tentang cara kerja program, semua orang mengatakan ya, dan kami mulai meretas Apple," katanya lagi.
Sekelompok peretas menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk menargetkan infrastruktur online Apple yang luas dan menemukan banyak kerentanan, termasuk yang memungkinkan peretas mencuri file dari akun iCloud seseorang. Mereka mengumumkannya dalam sebuah posting blog pekan ini.
Business Insider melaporkan, mereka beroperasi sebagai peretas "Topi Putih", yang berarti tujuan mereka adalah untuk mengingatkan Apple tentang kerentanan daripada mencuri informasi. Tim tersebut dipimpin oleh Sam Curry yang berusia 20 tahun, bersama dengan Brett Buerhaus, Ben Sadeghipour, Samuel Erb, dan Tanner Barnes.
"Saya tidak pernah bekerja pada program bounty bug Apple jadi saya tidak benar-benar tahu apa yang diharapkan, tetapi memutuskan mengapa tidak mencoba keberuntungan dan melihat apa yang dapat saya temukan," kata Curry dalam posting blog tersebut.
"Meskipun tidak ada jaminan terkait pembayaran atau pemahaman tentang cara kerja program, semua orang mengatakan ya, dan kami mulai meretas Apple," katanya lagi.
Lihat Juga :