Century dan mClinica Gaet Lalamove Biar Antaran Obat dan Vitamin Cepat Sampai
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 16:53 WIB
loading...
Lalamove dipercaya Century dan mClinica untuk mengantarkan pesanan obat dan vitamin ke pelanggan mereka secara tepat waktu. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Sejak pandemik dan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Jakarta diberlakukan, permintaan obat dan vitamin mengalami lonjakan signifikan. Belum tersedianya vaksin virus Corona yang saat ini masih dalam tahap pengujian membuat obat-obatan dan vitamin menjadi andalan masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah pandemik selama PSBB.
Industri farmasi terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan menggenjot pengadaan persediaan dan pengiriman obat . Di sisi lain, suplai yang terbatas, pendistribusian yang tidak merata, serta kecepatan pengiriman menjadi kendala bagi banyak perusahaan farmasi baik untuk pengiriman ke apotek maupun ke konsumen. (Baca juga: Selama PSBB Ketat, 87 Tempat Usaha dan Kantor di Jakut Disegel )
Menurut perusahaan teknologi kesehatan mClinica, peningkatan demand obat dan vitamin lebih dari 100% dibandingkan sebelum pandemik. Berdasarkan survei, permintaan yang tinggi ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang merasa lebih nyaman dan aman untuk membeli obat dari apotek alih-alih berobat ke rumah sakit.
Dengan diberlakukannya PSBB, kebanyakan orang lebih memilih untuk melakukan konsultasi kesehatan secara online. Sementara obat-obatannya dikirim dari apotek ke tempat tinggal.
Hal yang sama diutarakan oleh perusahaan farmasi Century. Menurut Regional Operations Manager Century, Syarmini, permintaan obat-obatan, vitamin, dan hand sanitizer meningkat drastis sejak ditetapkannya PSBB. Walaupun sempat kembali normal, diberlakukannya PSBB jilid 2 di Jakarta membuat permintaan kembali meningkat.
Industri farmasi terus berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan menggenjot pengadaan persediaan dan pengiriman obat . Di sisi lain, suplai yang terbatas, pendistribusian yang tidak merata, serta kecepatan pengiriman menjadi kendala bagi banyak perusahaan farmasi baik untuk pengiriman ke apotek maupun ke konsumen. (Baca juga: Selama PSBB Ketat, 87 Tempat Usaha dan Kantor di Jakut Disegel )
Menurut perusahaan teknologi kesehatan mClinica, peningkatan demand obat dan vitamin lebih dari 100% dibandingkan sebelum pandemik. Berdasarkan survei, permintaan yang tinggi ini salah satunya disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang merasa lebih nyaman dan aman untuk membeli obat dari apotek alih-alih berobat ke rumah sakit.
Dengan diberlakukannya PSBB, kebanyakan orang lebih memilih untuk melakukan konsultasi kesehatan secara online. Sementara obat-obatannya dikirim dari apotek ke tempat tinggal.
Hal yang sama diutarakan oleh perusahaan farmasi Century. Menurut Regional Operations Manager Century, Syarmini, permintaan obat-obatan, vitamin, dan hand sanitizer meningkat drastis sejak ditetapkannya PSBB. Walaupun sempat kembali normal, diberlakukannya PSBB jilid 2 di Jakarta membuat permintaan kembali meningkat.
Lihat Juga :