Ditekan AS, Analis Dunia Ramalkan Huawei Mau Jual Honor
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
Jika pemerintahan Trump saat ini dikeluarkan dari jabatannya bulan depan, pemerintahan baru akan mengambil alih pada bulan Januari dan dapat membalikkan pembatasan. Namun, hingga perubahan tersebut dilakukan, Huawei masih harus mematuhi aturan saat ini yang mengancam kelangsungan hidupnya setelah tahun berjalan. Di AS, Huawei dianggap sebagai ancaman keamanan nasional karena dianggap memiliki hubungan dengan Pemerintah China.
Tetapi ada kekhawatiran perang perdagangan AS-China dapat memengaruhi Honor bahkan jika perusahaan tersebut menjadi independen. Bryan Ma, Wakil Presiden Penelitian Perangkat klien di IDC mengatakan, Meskipun Honor menjadi bisnis yang terpisah, itu tidak menjamin merek tidak akan terjebak dalam perang dagang nantinya.
Dan tidak semua analis berpikir bahwa Honor adalah merek yang sedang naik daun. Linda Sui, Direktur Riset Ponsel Cerdas di Strategy Analytics, berpendapat, tidak ada perusahaan China lain yang akan membelinya. "Ini kentang panas," katanya. "Ini akan menimbulkan masalah besar bagi siapa pun yang mengambil alih." (Baca juga: SBY Dituding Biayai Demo UU Ciptaker, Demokrat Akan Tempuh Jalur Hukum )
Tetapi ada kekhawatiran perang perdagangan AS-China dapat memengaruhi Honor bahkan jika perusahaan tersebut menjadi independen. Bryan Ma, Wakil Presiden Penelitian Perangkat klien di IDC mengatakan, Meskipun Honor menjadi bisnis yang terpisah, itu tidak menjamin merek tidak akan terjebak dalam perang dagang nantinya.
Dan tidak semua analis berpikir bahwa Honor adalah merek yang sedang naik daun. Linda Sui, Direktur Riset Ponsel Cerdas di Strategy Analytics, berpendapat, tidak ada perusahaan China lain yang akan membelinya. "Ini kentang panas," katanya. "Ini akan menimbulkan masalah besar bagi siapa pun yang mengambil alih." (Baca juga: SBY Dituding Biayai Demo UU Ciptaker, Demokrat Akan Tempuh Jalur Hukum )
(iqb)
Lihat Juga :