Fujifilm Instax Square SQ1, Kamera Polaroid untuk Remaja Edgy
Rabu, 07 Oktober 2020 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Desain
![Fujifilm Instax Square SQ1, Kamera Polaroid untuk Remaja Edgy]()
Sesuai label Square, desain Instax Square SQ1 memang berbentuk persegi. Ukurannya cukup besar, yakni 130.7 mm x 118.6 mm x 57.5 mm. Tapi, tetap ringan.
Beratnya 390 gram. Instax Square SQ1 yang saya gunakan warna putih. Bahkan ketika di foto bentuknya pun terlihat sangat Instagrammable. Selain sedap di pandang juga nyaman di pegang.
BACA JUGA :Berburu Foto Malam dengan Galaxy Note20 Ultra, Hasilnya Mengejutkan…
Wajar jika ukurannya sedikit besar. Karena ukuran kertas cetaknya juga 1,5 kali lebih besar dibanding kamera instax tipe mini. Sehingga lebih menarik.
Satu-satunya komplain saya adalah letak tombol shutter yang berukuran cukup lebar itu. Diletakkan di posisi yang membuat mudah sekali tersentuh. Dua kali saya menekan tidak sengaja, yang tentu saja menyebalkan mengingat harga kertas filmnya sangat mahal.
Fitur
![Fujifilm Instax Square SQ1, Kamera Polaroid untuk Remaja Edgy]()
Dengan konsep “point and shoot”, Fujifilm memperbaiki fitur di Instax Square SQ1 supaya hasilnya selalu optimal. Misalnya, ada automatic exposure atau pencahayaan otomatis. Instax Square SQ1 otomatis mendeteksi tingkat cahaya di sekitar kamera, saat tombol rana (shutter) ditekan.
Dampaknya, kamera mengoptimalkan kecepatan rana dan lampu kilat (blitz) sesuai kondisi cahaya lingkungan. Sehingga tidak perlu kemampuan fotografi, hasil fotonya akan fokus dan jelas. Dalam kondisi minim cahaya sekalipun.
Selfie
![Fujifilm Instax Square SQ1, Kamera Polaroid untuk Remaja Edgy]()
Sadar bahwa konsumen sangat suka selfie, Instax Square SQ1 memiliki moda One-Touch Selfie Mode. Ketika aktif, kamera di optimalkan untuk moda foto close up. Fokus dan eksposur terbaiknya untuk jarak dekat. Konsumen bisa melihat posisinya di cermin yang ada di bodi kamera. Cara mengoperasikannya mudah. Putar lensa untuk menyalakan kamera. Lalu putar lagi untuk moda selfie.

Sesuai label Square, desain Instax Square SQ1 memang berbentuk persegi. Ukurannya cukup besar, yakni 130.7 mm x 118.6 mm x 57.5 mm. Tapi, tetap ringan.
Beratnya 390 gram. Instax Square SQ1 yang saya gunakan warna putih. Bahkan ketika di foto bentuknya pun terlihat sangat Instagrammable. Selain sedap di pandang juga nyaman di pegang.
BACA JUGA :Berburu Foto Malam dengan Galaxy Note20 Ultra, Hasilnya Mengejutkan…
Wajar jika ukurannya sedikit besar. Karena ukuran kertas cetaknya juga 1,5 kali lebih besar dibanding kamera instax tipe mini. Sehingga lebih menarik.
Satu-satunya komplain saya adalah letak tombol shutter yang berukuran cukup lebar itu. Diletakkan di posisi yang membuat mudah sekali tersentuh. Dua kali saya menekan tidak sengaja, yang tentu saja menyebalkan mengingat harga kertas filmnya sangat mahal.
Fitur

Dengan konsep “point and shoot”, Fujifilm memperbaiki fitur di Instax Square SQ1 supaya hasilnya selalu optimal. Misalnya, ada automatic exposure atau pencahayaan otomatis. Instax Square SQ1 otomatis mendeteksi tingkat cahaya di sekitar kamera, saat tombol rana (shutter) ditekan.
Dampaknya, kamera mengoptimalkan kecepatan rana dan lampu kilat (blitz) sesuai kondisi cahaya lingkungan. Sehingga tidak perlu kemampuan fotografi, hasil fotonya akan fokus dan jelas. Dalam kondisi minim cahaya sekalipun.
Selfie

Sadar bahwa konsumen sangat suka selfie, Instax Square SQ1 memiliki moda One-Touch Selfie Mode. Ketika aktif, kamera di optimalkan untuk moda foto close up. Fokus dan eksposur terbaiknya untuk jarak dekat. Konsumen bisa melihat posisinya di cermin yang ada di bodi kamera. Cara mengoperasikannya mudah. Putar lensa untuk menyalakan kamera. Lalu putar lagi untuk moda selfie.
Lihat Juga :