Orang Tua Waspadalah, Ada Virus dan Bakteri Bekerja Sama Merusak Otak Bayi

Senin, 05 Oktober 2020 - 04:00 WIB
loading...
A A A
Dikatakannya, jika tidak ditangani pada anak di bawah usia 2 tahun, hidrosefalus akan meningkatkan ukuran kepala. Ini menyebabkan kerusakan otak dan mayoritas dari anak-anak itu akan meninggal. Sementara yang lainnya menjadi cacat fisik atau kognitif.

Jadi sekelompok peneliti internasional berangkat untuk memahami apa yang dapat menyebabkan kondisi otak ini. "13 tahun lalu, ketika mengunjungi Uganda dan melihat aliran anak-anak dengan hidrosefalus setelah infeksi, saya bertanya kepada para dokter, 'Apa masalah terbesar yang Anda miliki yang tidak dapat Anda selesaikan?'" kata penulis senior Steven J Schiff, Profesor Ketua Sikat teknik dan profesor ilmu teknik dan mekanik, bedah saraf dan fisika di Penn State.

Schiff dan timnya menganalisis darah dan cairan serebrospinal dari 100 bayi di bawah 3 bulan yang dirawat di rumah sakit CURE Children's untuk hidrosefalus -64 di antaranya berkembang menjadi kondisi setelah infeksi. Para dokter tahu mereka telah terinfeksi karena bayinya menderita penyakit parah, kejang atau pencitraan otak menunjukkan tanda-tanda infeksi sebelumnya. Dan ada juga bayi tanpa infeksi sebelumnya (gambar otak dan tes lain menunjukkan masalah lain yang menyebabkan kondisi seperti tumor atau kista).

Mereka mengirim sampel ini ke dua laboratorium berbeda untuk sekuensing DNA dan RNA guna mencari kemungkinan jejak materi genetik dari bakteri, virus, jamur dan parasit. Mereka menemukan bahwa banyak sampel dari pasien dengan hidrosefalus yang disebabkan infeksi mengandung bakteri. "Bakteri aneh ini," kata Schiff.

Bakteri tersebut ternyata adalah strain Paenibacillus thiaminolyticus yang sebelumnya tidak teridentifikasi, sekarang dinamai "Mbale" setelah Kota Uganda tempat rumah sakit CURE berada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Inovasi Advanced Formulation...
Inovasi Advanced Formulation dan Teknologi EEG Pertama Hadir untuk Dukung Perkembangan Otak Si Kecil
Tak Selalu Aman, Sendok...
Tak Selalu Aman, Sendok Kayu Juga Bisa Jadi Sarang Bakteri dan Jamur
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Infografis
Para Orang Tua, Simak...
Para Orang Tua, Simak Ini 4 Jalur PPDB 2021 dan Kuota
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved