Waspada Phising Dana Bantuan Korban Pandemi COVID-19

Minggu, 04 Oktober 2020 - 11:44 WIB
loading...
Waspada Phising Dana...
Ilustrasi Facebook. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - Awal tahun ini, sebagai cara untuk membantu bisnis yang terdampak pandemi COVID-19, Facebook mengumumkan bantuan sebesar USD 100 juta untuk bisnis kecil..(Baca juga: Studi 35 Tahun: Kekebalan Manusia Terhadap Virus Corona hanya Sebentar )

Namun analis Kaspersky menunjukan bahwa saat berita tersebut mulai naik ke media, ada oknum tidak bertanggung jawab yang mulai mengeksploitasi dan menjadikannya sebagai umpan penipuan.(Baca juga: Bupati Semarang Dipecat, Gerbong PDIP Bulat Dukung Ngebas )

Triknya sederhana, para penipu menyajikan berita seolah-olah Facebook membagikan uang kepada semua pengguna jejaring sosial yang terkena COVID-19.

Sampel yang terdeteksi oleh Kaspersky menunjukkan, calon korban melihat artikel - yang tampaknya berasal dari media terkemuka - dan mengklaim bahwa Facebook memberikan bantuan kepada para pengguna yang terkena dampak COVID-19, lengkap dengan tautan untuk pengajuan.

Meskipun, tentu saja, ini tidak akan memberikan bantuan yang dimaksud. Informasi yang dikumpulkan memungkinkan para penipu mendapatkan akses akun Facebook korban mereka dan menggunakannya dengan berbagai cara untuk tujuan berbahaya.

Misalnya untuk mengelabui rekan dan teman-teman dan
menanyakan sejumlah uang kepada mereka dan bahkan untuk mencuri identitas korbannya.

Setelah para calon korban mengklik tautan berita, mereka akan dibawa ke portal lain yang juga terkait
dengan “amal”.

URL-nya tidak akan mengandung facebook.com, jadi jelas tidak ada hubungannya dengan Facebook.

Namun demikian, untuk penerimaan, situs tersebut memerlukan lebih banyak informasi, yang seharusnya untuk memverifikasi akun, seperti alamat korban, nomor jaminan sosial (untuk warga AS), dan bahkan pemindaian kedua sisi kartu identitas.

Saat formulir diserahkan, situs menampilkan pesan konfirmasi bahwa permintaan tersebut telah diterima.

Pakar keamanan di Kaspersky, Vladislav Tushkanov, mengatakan, agar tetap aman dari skema phising seperti ini, masyarakat harus cermat membuka URL situs yang dikunjungi.

Jangan pernah memasukkan informasi pribadi pada situs yang mencurigakan. Perhatikan juga tata bahasa serta tata letak pada halaman web.

"Penting untuk selalu mewaspadai segala bentuk permintaan yang menginginkan informasi pribadi. Aturan sederhana
seperti ini dapat menyelamatkan data pribadi Anda,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2020).
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Hacker Iran Bobol Sistem...
Hacker Iran Bobol Sistem Pembaca Tanki di SPBU AS
Rekomendasi
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved