Jaringan Nirkabel 5G Berpotensi Ganggu Prakiraan Cuaca

Kamis, 01 Oktober 2020 - 13:58 WIB
loading...
Jaringan Nirkabel 5G...
ilustasi jaringan 5G yang akan diterapkan di beberapa negara. FOTO/ IST
A A A
TOKYO - Jaringan nirkabel 5G yang nantinya akan menyediakan layanan jaringan telepon seluler super cepat teryata memiliki kemungkinan yang dapat menyebabkan ketidakakuratan ramalan cuaca. Hasil penelitian ini telah menimbulkan kecemasan di kalangan ahli meteorologi.

“Studi kami mengukur efek 5G pada kesalahan prediksi cuaca dan menunjukkan bahwa ada dampak ( 5G ) terhadap keakuratan prakiraan cuaca,” kata Narayan B. Mandayam, Profesor di Laboratorium Jaringan Informasi (Baca juga: Bantu Guru PJJ, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar)

Nirkabel (WINLAB), yang sekaligus ketua Departemen Teknik Elektro dan Komputer di Universitas Rutgers, New Brunswick, mengutip dari Scitechdaily.

Para peneliti menemukan signal dari pita frekuensi 5G berpotensi bocor ke pita yang digunakan untuk sensor cuaca di satelit. Pita ini mengukur jumlah uap air di atmosfer, dimana ahli meteorologi menggunakan satelit untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam meramalkan cuaca.. (Lihat videonya: Tempat Karaoke di Depok Ditutup Paksa Petugas)

Mereka menggunakan pemodelan komputer untuk memeriksa dampak dari "kebocoran" radiasi yang tidak disengaja dari pemancar ke pita frekuensi. Saluran ini berada dekat dalam jaringan 5G.

Berdasarkan pemodelan tersebut, daya bocor 5G sebesar 15 hingga 20 desibel Watts (satu desibel Watt adalah satuan daya yang menggambarkan kekuatan gelombang radio). Gangguannya mempengaruhi keakuratan ramalan curah hujan (hingga 0,9 milimeter) serta suhu di dekat permukaan tanah (hingga 2,3°F).

Hasil penemuan ini masih diperdebatkan di kalangan komunitas 5G dan meteorologi untuk menentukan signifikasi kesalahan yang terjadi. Setiap komunitas memiliki pandangan yang berbeda dalam mempertahankan pendapatnya.

“Salah satu kesimpulan kami adalah jika kami ingin kebocoran berada pada tingkat yang disukai oleh komunitas 5G, kami perlu bekerja dengan pemodelan yang lebih rinci, seperti jenis teknologi antena, realokasi dinamis sumber daya spektrum, dan algoritma prakiraan cuaca yang dapat memperhitungkan kebocoran 5G,” kata Mandayam.

Disisi lain, Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) mengungkapkan bahwa teknologi nirkabel seluler generasi kelima (5G) memanfaatkan frekuensi yang lebih tinggi (mmWave) dalam komunikasi seluler. Teknologi ini akan merevolusi komunikasi internet dan telekomunikasi karena mempercepat waktu koneksi dan meningkatkan jumlah perangkat yang dapat terhubung ke jaringan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
ShortPro Segera Meluncurkan...
ShortPro Segera Meluncurkan Produk AI Unggulan AI X
Ternyata Ini yang Bikin...
Ternyata Ini yang Bikin China Bisa Tinggalkan Jauh Teknologi AS
Komitmen TelkomGroup...
Komitmen TelkomGroup Bersama Komdigi: Pastikan Infrastruktur Digital Prima Demi Kelancaran Mudik Idulfitri
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Iran Pulihkan Akses...
Iran Pulihkan Akses Internet Global setelah Berbulan-bulan Dibatasi
Rekomendasi
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Berita Terkini
Untuk pertama Kalinya...
Untuk pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved