Lewat Calypso, Kita Bisa Belajar Kenapa Venus Berubah dari 'Bumi' Jadi Neraka

Rabu, 23 September 2020 - 11:04 WIB
loading...
A A A
Dari balon itu, modul penurunan akan turun, dipegang ke balon dengan tambatan sepanjang 10-20 mil (15-30 km). Modul penurunan akan muncul di bawah awan dan mengambil beberapa gambar, mengamati medan saat angin dataran tinggi meniup balon. Kemudian, setelah suhu di dalam modul penurunan menjadi terlalu panas untuk ditangani, modul akan kembali ke atas awan, menyampaikan data kembali ke Bumi sementara modul mendingin untuk putaran berikutnya.

Dalam perjalanannya ke atas dan ke bawah, probe perlahan akan memindai permukaan Venus dalam panjang gelombang tampak dan inframerah hingga resolusi potensial hanya beberapa inci atau sentimeter. Salah satu aspek paling kuat dari Calypso adalah bahwa alat tidak akan terbatas untuk mempelajari hanya satu lokasi pendaratan, tetapi juga dapat mensurvei petak-petak luas lanskap Venus.

Memahami Venus sangat penting untuk mempelajari planet kita sendiri. Miliaran tahun lalu, Venus benar-benar kembaran Bumi, dengan lautan air yang cair dan atmosfer yang menyenangkan.

Tapi peristiwa rumah kaca yang tak terkendali di Venus menguapkan lautan, membiarkan karbon dioksida keluar ke atmosfer tanpa terkendali, dan meninggalkan tempat itu dalam kehancuran. Venus menjadi sangat kering sehingga lempeng tektonik menutup sepenuhnya, mengunci permukaan di tempatnya setidaknya selama ratusan juta tahun.

Venus adalah kapsul waktu, memberikan gambaran sekilas tentang apa yang terjadi pada planet seukuran Bumi dahulu kala, dan sebuah kisah peringatan. Dengan mempelajari Venus lebih lanjut, dengan misi berani seperti Calypso, kita dapat mempelajari nasib kita sendiri dengan lebih baik. (Baca juga: Catat! Ini Jadwal Bantuan Kuota Internet Subsidi untuk Pendidikan )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Mengenal Konsep Green...
Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Rekomendasi
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Berita Terkini
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Infografis
Kenapa Gurun Bisa Berubah...
Kenapa Gurun Bisa Berubah Sangat Dingin di Malam Hari?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved