Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:05 WIB
loading...
Ternyata Ini Cara AI...
Soltius Indonesia kini pakai AI bernama SAP Joule untuk bantu konsultannya kerja lebih cepat dan hasilnya lebih konsisten buat klien. Foto: ist
A A A
JAKARTA - PT Soltius Indonesia mulai memakai teknologi AI baru bernama SAP Joule for Consultants. Sederhananya, ini adalah asisten AI yang bisa diajak "ngobrol" untuk membantu tim konsultan IT menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan hasilnya lebih seragam kualitasnya.

Soltius sendiri adalah salah satu mitra resmi SAP (perusahaan software besar asal Jerman yang biasa dipakai perusahaan-perusahaan untuk mengurus data keuangan, gudang, sampai karyawan) dengan status tertinggi, yaitu SAP Platinum Partner.

Soltius berkantor di Jakarta dengan sekitar 350 karyawan. Tugas mereka membantu banyak perusahaan mengatur sistem digitalnya, mulai dari sistem gudang, keuangan, sumber daya manusia, sampai analisis data.

Tapi makin lama, tim konsultan mereka makin kewalahan karena beberapa hal ini:

•⁠ ⁠Waktu banyak habis hanya untuk mencari-cari dokumen dan panduan kerja yang berserakan
•⁠ ⁠Hasil kerja tiap konsultan tidak selalu sama bagusnya, tergantung pengalaman masing-masing orang
•⁠ ⁠Proses pengaturan sistem dan perbaikan masalah masih dikerjakan manual, jadi lambat
•⁠ ⁠Saat klien bertanya hal rumit, tidak selalu bisa dijawab cepat
•⁠ ⁠Karyawan baru butuh waktu lama untuk benar-benar siap kerja

Kalau dibiarkan, semua ini bikin pelanggan menunggu lebih lama dan kualitas layanan jadi naik-turun.

Apa yang Bisa Dilakukan SAP Joule?
Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi

SAP Joule for Consultants ibarat "kamus berjalan" yang sudah dilatih dengan semua pengetahuan resmi SAP — dokumentasi, diskusi komunitas, sampai panduan teknis.

Konsultan tinggal bertanya, jawabannya langsung muncul, kapan saja dibutuhkan selama proyek berjalan.

AI tersebut juga sudah terhubung langsung ke beberapa sistem SAP yang biasa dipakai perusahaan, yaitu SAP S/4HANA Cloud, SAP SuccessFactors, dan SAP Business Technology Platform.

Jadi konsultan bisa langsung mengambil data yang dibutuhkan dan mengerjakan tugas di sistem itu, dengan tetap aman dan terkontrol.

Bernardy Suhendra, Presiden Direktur PT Soltius Indonesia, menjelaskan alasan perusahaannya memakai AI ini.

"Masa depan konsultasi SAP ada pada pemanfaatan AI yang efektif. SAP Joule for Consultants memungkinkan tim kami memanfaatkan pengetahuan SAP secara kolektif, mempercepat pemecahan masalah, dan menghasilkan hasil yang lebih baik dengan keyakinan yang lebih tinggi," kata Bernardy.

Sianto Wongjoyo, Managing Director SAP Indonesia, menambahkan bahwa mitra seperti Soltius berperan penting menyalurkan manfaat AI ke pelanggan.

"Mitra seperti Soltius berperan kunci dalam membawa nilai AI kepada pelanggan. Dengan SAP Joule for Consultants, kami memberdayakan tim konsultasi dengan konteks SAP yang mendalam dan bantuan berbasis AI," ujar Sianto.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
SAP Luncurkan AI Agents...
SAP Luncurkan AI Agents yang bisa Jalankan Operasional Perusahaan Secara Mandiri
Sianto Wongjoyo Pimpin...
Sianto Wongjoyo Pimpin SAP Indonesia: Misi Modernisasi Perusahaan di Tengah Kesenjangan Talenta Digital
Dari 30 Hari Jadi 3...
Dari 30 Hari Jadi 3 Hari: Pabrik Sawit Koperasi Suntik Digital SAP, Margin Laba Petani Naik hingga 4 Persen!
Soal Suap Perusahaan...
Soal Suap Perusahaan Jerman SAP ke Pejabat Indonesia, Begini Respons Jubir Menteri KKP
Skandal Suap di Indonesia...
Skandal Suap di Indonesia dan Banyak Negara Lain Terbongkar, Perusahaan Software SAP dari Jerman Bayar Denda Rp3,4 Triliun
Rekomendasi
Membuka Kotak Pandoro...
Membuka Kotak Pandoro Dalam Kasus Eks Jampidsus
Pramono Yakin Obligasi...
Pramono Yakin Obligasi Daerah Tak Akan Bebani Gubernur Selanjutnya
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Berita Terkini
Ternyata Ini Cara AI...
Ternyata Ini Cara AI Bantu Konsultan SAP Kerja Lebih Rapi
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Infografis
Bantu Ekosistem Lingkungan,...
Bantu Ekosistem Lingkungan, Ini Peran Burung Kolibri untuk Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved