Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir

Minggu, 05 Juli 2026 - 20:52 WIB
loading...
A A A
Namun, ketika matahari menghangatkan Bumi hingga titik tertentu, tumbuhan tidak akan lagi mampu melakukan fotosintesis, yang menyebabkan runtuhnya seluruh rantai makanan dan kepunahan kehidupan.

Robert Graham, seorang ilmuwan planet di Universitas Chicago, menjelaskan: "Bumi telah mempertahankan suhu permukaan yang relatif layak huni selama hampir 4 miliar tahun terakhir berkat mekanisme pengaturan iklim alami."

Mekanisme ini bergantung pada penyimpanan CO2 di dalam batuan dan pelepasannya melalui aktivitas vulkanik. Seiring pemanasan Bumi, planet ini menyerap lebih banyak CO2 dari atmosfer dan menyimpannya di bawah tanah, membantu menstabilkan suhu tetapi juga mengurangi jumlah CO2 yang tersedia untuk tumbuhan.

Dalam sebuah studi baru, Haqq-Misra dan rekannya Eric Wolf menggunakan 29 model iklim untuk memperkirakan apa yang akan terjadi pada biosfer tumbuhan Bumi di bawah berbagai skenario.

Mereka mempertimbangkan dua batas ekstrem: ketika Bumi terlalu panas untuk kehidupan dapat eksis meskipun CO2 tetap stabil, dan ketika CO2 turun terlalu rendah meskipun suhu tetap stabil.

Dari situ, tim peneliti menganalisis kondisi menengah terkait CO2 dan radiasi matahari, termasuk skenario di mana Bumi dapat menyerap karbon dari atmosfer dengan sangat efisien seiring kenaikan suhu.

Tim peneliti juga memasukkan berbagai kelompok tumbuhan ke dalam model, termasuk spesies yang dapat bertahan hidup dalam kondisi CO2 yang sangat rendah berkat mekanisme fotosintesis khusus seperti CAM (metabolisme asam crassulacean) pada sukulen dan anggrek, serta beberapa tumbuhan laut yang mampu melarutkan dan mengekstrak karbon dari sistem laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Suhu Panas di dalam...
Suhu Panas di dalam Air Meningkat, Ratusan Lumba-lumba Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved