Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Jum'at, 03 Juli 2026 - 19:57 WIB
loading...
SAP menunjuk Verena Siow sebagai President Asia Pacific, menandai pergeseran fokus bisnis ke retensi pelanggan di era AI. Foto: SAP
A
A
A
JAKARTA - SAP Asia Pacific mempercayakan kursi presiden kawasan kepada Verena Siow, efektif per 2 Juli 2026. Penunjukan ini menempatkan eksekutif asal Singapura tersebut sebagai penentu arah bisnis SAP di kawasan yang menjadi salah satu pasar pertumbuhan tercepat untuk transformasi digital berbasis AI.
Sebelum itu, ia juga pernah menjadi President and Managing Director SAP Southeast Asia. Total pengalamannya di industri teknologi mencapai hampir 30 tahun.
Berbasis di Singapura, mandat barunya berfokus pada tiga hal: mendorong keberhasilan pelanggan, mempercepat transformasi bisnis, dan membantu organisasi di Asia Pasifik memaksimalkan nilai dari solusi SAP yang sudah mereka pakai.
Manos Raptopoulos, Chief Revenue Officer SAP untuk kawasan APAC, EMEA, dan MEE, menyebut penunjukan ini terkait langsung dengan percepatan adopsi AI di kalangan pelanggan korporat.
Ia menyebut Verena membawa pengalaman regional yang mendalam dan fokus pada keberhasilan pelanggan sebagai modal memimpin kawasan dengan potensi pertumbuhan strategis.
Verena sendiri mengaitkan perannya dengan konsep yang sudah lama digaungkan SAP: Autonomous Enterprise, yakni model bisnis yang menghubungkan data, proses, dan manusia secara mulus.
Menurutnya, konsep itu sudah terbukti menghadirkan hasil nyata bagi pelanggan yang sedang bertransformasi menghadapi era AI.
Daftar kliennya mencakup nama-nama besar lintas industri: NEC Corporation, Coles Group, Wipro, Alibaba Group, Fujitsu, Hyundai Motor Corporation, Fonterra, Queensland Department of Transport and Main Roads, hingga Asian Paints.
Sebaran klien ini menunjukkan SAP tidak hanya mengandalkan satu sektor, melainkan menyasar manufaktur, ritel, otomotif, hingga sektor publik sekaligus.
Pergantian kepemimpinan regional biasanya jadi sinyal soal arah investasi. Dalam kasus ini, penekanan pada "keberhasilan pelanggan" dan "nilai dari solusi yang sudah digunakan"—bukan sekadar akuisisi pelanggan baru—mengindikasikan SAP tengah menggeser fokus dari ekspansi ke retensi dan monetisasi lebih dalam dari basis pelanggan eksisting di Asia Pasifik.
Verena Siow adalah President SAP Asia Pacific yang baru, dengan pengalaman 15 tahun di SAP dan hampir 30 tahun di industri teknologi.
Sejak kapan Verena menjabat?
Penunjukannya efektif berlaku sejak 2 Juli 2026.
Apa fokus utama Verena di posisi barunya?
Mendorong keberhasilan pelanggan, mempercepat transformasi bisnis, dan membantu organisasi APAC memaksimalkan nilai dari solusi SAP yang sudah mereka gunakan.
Berapa besar operasional SAP di Asia Pasifik?
Lebih dari 50.000 karyawan di 46 kantor dan lokasi SAP Labs, melayani puluhan ribu pelanggan di kawasan tersebut.
Jejak Karier Hampir Tiga Dekade
Verena bukan wajah baru di SAP. Selama 15 tahun berkarier di perusahaan software asal Jerman itu, ia sempat menjabat Business Suite Leader APAC—posisi yang membuatnya mengurus pertumbuhan bisnis cloud sekaligus memastikan nilai jangka panjang bagi pelanggan.Sebelum itu, ia juga pernah menjadi President and Managing Director SAP Southeast Asia. Total pengalamannya di industri teknologi mencapai hampir 30 tahun.
Berbasis di Singapura, mandat barunya berfokus pada tiga hal: mendorong keberhasilan pelanggan, mempercepat transformasi bisnis, dan membantu organisasi di Asia Pasifik memaksimalkan nilai dari solusi SAP yang sudah mereka pakai.
Manos Raptopoulos, Chief Revenue Officer SAP untuk kawasan APAC, EMEA, dan MEE, menyebut penunjukan ini terkait langsung dengan percepatan adopsi AI di kalangan pelanggan korporat.
Ia menyebut Verena membawa pengalaman regional yang mendalam dan fokus pada keberhasilan pelanggan sebagai modal memimpin kawasan dengan potensi pertumbuhan strategis.
Verena sendiri mengaitkan perannya dengan konsep yang sudah lama digaungkan SAP: Autonomous Enterprise, yakni model bisnis yang menghubungkan data, proses, dan manusia secara mulus.
Menurutnya, konsep itu sudah terbukti menghadirkan hasil nyata bagi pelanggan yang sedang bertransformasi menghadapi era AI.
Skala Bisnis SAP di Asia Pasifik
Cakupan operasional SAP di kawasan ini cukup luas. Unit bisnisnya tersebar di Australia dan Selandia Baru, Tiongkok Raya, India, Jepang, Korea, hingga Asia Tenggara. Total karyawan mencapai lebih dari 50.000 orang, tersebar di 46 kantor dan lokasi SAP Labs.Daftar kliennya mencakup nama-nama besar lintas industri: NEC Corporation, Coles Group, Wipro, Alibaba Group, Fujitsu, Hyundai Motor Corporation, Fonterra, Queensland Department of Transport and Main Roads, hingga Asian Paints.
Sebaran klien ini menunjukkan SAP tidak hanya mengandalkan satu sektor, melainkan menyasar manufaktur, ritel, otomotif, hingga sektor publik sekaligus.
Pergantian kepemimpinan regional biasanya jadi sinyal soal arah investasi. Dalam kasus ini, penekanan pada "keberhasilan pelanggan" dan "nilai dari solusi yang sudah digunakan"—bukan sekadar akuisisi pelanggan baru—mengindikasikan SAP tengah menggeser fokus dari ekspansi ke retensi dan monetisasi lebih dalam dari basis pelanggan eksisting di Asia Pasifik.
FAQ
Siapa Verena Siow?Verena Siow adalah President SAP Asia Pacific yang baru, dengan pengalaman 15 tahun di SAP dan hampir 30 tahun di industri teknologi.
Sejak kapan Verena menjabat?
Penunjukannya efektif berlaku sejak 2 Juli 2026.
Apa fokus utama Verena di posisi barunya?
Mendorong keberhasilan pelanggan, mempercepat transformasi bisnis, dan membantu organisasi APAC memaksimalkan nilai dari solusi SAP yang sudah mereka gunakan.
Berapa besar operasional SAP di Asia Pasifik?
Lebih dari 50.000 karyawan di 46 kantor dan lokasi SAP Labs, melayani puluhan ribu pelanggan di kawasan tersebut.
(dan)
Lihat Juga :