Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Senin, 29 Juni 2026 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
Tim peneliti juga menemukan bahwa jalur pensinyalan LIFR memainkan peran penting dalam proses ini.
LIFR dapat dipahami sebagai saluran sinyal antar sel, yang membantu kelompok proadiposit spesifik usia untuk berkembang biak dan menjadi sel lemak.
Pada tikus muda, sinyal ini tidak memainkan peran utama dalam produksi lemak, sedangkan pada tikus yang lebih tua, sinyal ini menjadi jauh lebih penting.
Untuk mengetahui apakah mekanisme ini relevan bagi manusia, para ilmuwan menganalisis sampel jaringan manusia dari berbagai kelompok usia.
Mereka menemukan sel-sel yang menyerupai sel profat spesifik usia, yang lebih sering muncul di jaringan individu usia menengah dan juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan sel lemak baru.
Namun, penelitian ini belum berarti metode baru untuk mengurangi lemak perut sudah siap.
Para ilmuwan masih perlu terus memantau kelompok sel ini dalam organisme hidup, memahami bagaimana sel-sel ini muncul pada manusia dan menilai potensi intervensi yang aman.
LIFR dapat dipahami sebagai saluran sinyal antar sel, yang membantu kelompok proadiposit spesifik usia untuk berkembang biak dan menjadi sel lemak.
Pada tikus muda, sinyal ini tidak memainkan peran utama dalam produksi lemak, sedangkan pada tikus yang lebih tua, sinyal ini menjadi jauh lebih penting.
Untuk mengetahui apakah mekanisme ini relevan bagi manusia, para ilmuwan menganalisis sampel jaringan manusia dari berbagai kelompok usia.
Mereka menemukan sel-sel yang menyerupai sel profat spesifik usia, yang lebih sering muncul di jaringan individu usia menengah dan juga memiliki kemampuan untuk menghasilkan sel lemak baru.
Namun, penelitian ini belum berarti metode baru untuk mengurangi lemak perut sudah siap.
Para ilmuwan masih perlu terus memantau kelompok sel ini dalam organisme hidup, memahami bagaimana sel-sel ini muncul pada manusia dan menilai potensi intervensi yang aman.
(wbs)
Lihat Juga :