Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:45 WIB
loading...
A A A
Lebih spesifiknya, para ahli teknologi percaya bahwa komputer kuantum optik memiliki keunggulan unik: kemampuan untuk beroperasi pada suhu ruangan normal dan tekanan atmosfer.

Hal ini sepenuhnya mematahkan monopoli laboratorium yang dilengkapi dengan sistem vakum dan pendingin yang mahal. Dengan sepenuhnya menghilangkan infrastruktur pendinginan, teknologi ini memutus korelasi negatif antara kinerja pemrosesan yang ekstrem dan konsumsi daya, membuka jalan bagi terwujudnya model AI Generatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan yang tidak membebani jaringan listrik nasional.

Tujuan utama komunitas ilmiah global adalah menciptakan mesin yang memiliki antara 1 juta dan 100 juta qubit untuk aplikasi luas dalam aplikasi dunia nyata. Berkat multiplexing optik – sederhananya, transmisi simultan beberapa aliran data kuantum melalui satu kabel serat optik – laju replikasi qubit meningkat dengan kecepatan yang sangat pesat.

Menurut perkiraan strategis WEF, sistem komputasi kuantum optik yang tahan terhadap kesalahan dengan kapasitas 1 juta qubit akan secara resmi menjadi kenyataan sekitar tahun 2030.

Kekuatan komputasi tanpa batas dengan kecepatan cahaya ini bukanlah perlombaan senjata fiksi ilmiah, melainkan lahir untuk secara langsung melayani kepentingan mendesak umat manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Ford dan Apple Bergabung...
Ford dan Apple Bergabung Bangun Teknologi Otomotif Cerdas
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Ford Gunakan AI untuk...
Ford Gunakan AI untuk Hidupkan Kembali Aurora Tahun 1964
Rekomendasi
Gagal Bela Timnas Indonesia,...
Gagal Bela Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra Beri Suntikan Semangat dari Tribun Pakansari
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpotensi Naik usai Kalahkan Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Mengoptimalkan Potensi...
Mengoptimalkan Potensi Sawit sebagai Sumber Energi Terbarukan
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
Profil Febri Diansyah,...
Profil Febri Diansyah, Mantan Jubir KPK Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved