Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Minggu, 14 Juni 2026 - 11:48 WIB
loading...
A
A
A
Tentu saja, pertanyaan terbesar tetap berada di lini serang. Dengan absennya Mitoma dan Minamino, siapa yang akan memikul tanggung jawab mencetak gol?
Ayase Ueda adalah pemain yang paling dinantikan. Striker Feyenoord ini menjalani musim yang gemilang dengan 26 gol dan sedang memasuki puncak kariernya. Ueda bukanlah pemain yang terlalu mencolok, tetapi ia unggul dalam penempatan posisi, penyelesaian satu sentuhan, dan beroperasi secara efektif di area penalti.
Ayase Ueda mencetak gol dalam musim yang luar biasa dengan 26 gol. Foto:Opta.
Di antara para pemain di 10 liga top Eropa, hanya Harry Kane (36 gol), Luis Suárez (28 gol), dan Erling Haaland (27 gol) yang mencetak lebih banyak gol daripada striker Jepang ini musim ini.
Lebih spesifiknya, tidak ada pemain di 10 liga top yang mampu melampaui sembilan gol sundulan Ueda. Ini adalah statistik yang menarik, membuktikan bahwa striker berusia 27 tahun ini merupakan ancaman besar dalam duel udara.
Perlu dicatat, Belanda akan menjadi lawan pertama "Samurai Biru" di Piala Dunia 2026. Ini akan menjadi kesempatan yang tak tertandingi bagi Ueda untuk membuktikan kemampuan mencetak golnya kepada dunia sepak bola.
3. Mousa Al Tamari - Yordania
Yordania akan tampil perdana di Piala Dunia, dan tak diragukan lagi, tidak ada bintang yang lebih menonjol daripada Mousa Al Tamari. Dengan julukan bercanda "Messi-nya Yordania," Al-Tamari telah mencetak 24 gol dalam 92 penampilan untuk tim nasional.
Mengenakan seragam Rennes, Al Tamari muncul sebagai pemain sayap dengan energi yang tak terbatas. Di Ligue 1 musim ini, pemain berusia 29 tahun ini telah memenangkan penalti lebih banyak daripada pemain lain (4 kali), dan juga berada di 5 besar liga untuk jumlah dribel di dalam kotak penalti lawan (19 kali).
Namun, kontribusi terbesar Mousa Al Tamari terletak pada tindakannya saat tidak menguasai bola. Secara spesifik, penyerang Rennes ini telah merebut kembali penguasaan bola di area akhir lapangan lebih banyak daripada pemain lain di Ligue 1 pada musim 2025/2026, dengan 33 tekel sukses.
Semangat juang dan kerja keras Al Tamari yang luar biasa akan menjadi faktor penting bagi Yordania, tim yang harus memberikan segalanya untuk menorehkan prestasi di panggung internasional.
Berada di Grup J bersama Argentina, Austria, dan Aljazair, tim asuhan pelatih Jamal Sellami hampir pasti akan memasuki pertandingan sebagai tim yang kurang diunggulkan. Oleh karena itu, kemampuan pressing dan oportunisme cepat Mousa Al Tamari akan menjadi senjata penting dalam membantu tim Asia meraih kesuksesan.
Ayase Ueda adalah pemain yang paling dinantikan. Striker Feyenoord ini menjalani musim yang gemilang dengan 26 gol dan sedang memasuki puncak kariernya. Ueda bukanlah pemain yang terlalu mencolok, tetapi ia unggul dalam penempatan posisi, penyelesaian satu sentuhan, dan beroperasi secara efektif di area penalti.
Ayase Ueda mencetak gol dalam musim yang luar biasa dengan 26 gol. Foto:Opta.
Di antara para pemain di 10 liga top Eropa, hanya Harry Kane (36 gol), Luis Suárez (28 gol), dan Erling Haaland (27 gol) yang mencetak lebih banyak gol daripada striker Jepang ini musim ini.
Lebih spesifiknya, tidak ada pemain di 10 liga top yang mampu melampaui sembilan gol sundulan Ueda. Ini adalah statistik yang menarik, membuktikan bahwa striker berusia 27 tahun ini merupakan ancaman besar dalam duel udara.
Perlu dicatat, Belanda akan menjadi lawan pertama "Samurai Biru" di Piala Dunia 2026. Ini akan menjadi kesempatan yang tak tertandingi bagi Ueda untuk membuktikan kemampuan mencetak golnya kepada dunia sepak bola.
3. Mousa Al Tamari - Yordania
Yordania akan tampil perdana di Piala Dunia, dan tak diragukan lagi, tidak ada bintang yang lebih menonjol daripada Mousa Al Tamari. Dengan julukan bercanda "Messi-nya Yordania," Al-Tamari telah mencetak 24 gol dalam 92 penampilan untuk tim nasional.
Mengenakan seragam Rennes, Al Tamari muncul sebagai pemain sayap dengan energi yang tak terbatas. Di Ligue 1 musim ini, pemain berusia 29 tahun ini telah memenangkan penalti lebih banyak daripada pemain lain (4 kali), dan juga berada di 5 besar liga untuk jumlah dribel di dalam kotak penalti lawan (19 kali).
Namun, kontribusi terbesar Mousa Al Tamari terletak pada tindakannya saat tidak menguasai bola. Secara spesifik, penyerang Rennes ini telah merebut kembali penguasaan bola di area akhir lapangan lebih banyak daripada pemain lain di Ligue 1 pada musim 2025/2026, dengan 33 tekel sukses.
Semangat juang dan kerja keras Al Tamari yang luar biasa akan menjadi faktor penting bagi Yordania, tim yang harus memberikan segalanya untuk menorehkan prestasi di panggung internasional.
Berada di Grup J bersama Argentina, Austria, dan Aljazair, tim asuhan pelatih Jamal Sellami hampir pasti akan memasuki pertandingan sebagai tim yang kurang diunggulkan. Oleh karena itu, kemampuan pressing dan oportunisme cepat Mousa Al Tamari akan menjadi senjata penting dalam membantu tim Asia meraih kesuksesan.
Lihat Juga :