Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:14 WIB
loading...
A A A
Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah memperdebatkan apakah fenomena ini berasal dari hilangnya panas di permukaan laut akibat perubahan angin dan awan, atau merupakan tanda melemahnya sistem arus laut yang vital. Penelitian baru oleh para ahli menyimpulkan penyebabnya terletak pada hipotesis kedua, sekaligus menunjukkan masa depan yang mengkhawatirkan.
.
Sistem AMOC (Atlantic Meridional Overturning Circulation) beroperasi seperti sabuk konveyor raksasa di bawah laut. AMOC membawa air hangat dari daerah tropis ke Belahan Bumi Utara, di mana air tersebut mendingin, tenggelam, dan mengalir kembali ke selatan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa AMOC melemah karena pemanasan global yang disebabkan oleh manusia menyebabkan es mencair dan lebih banyak air tawar mengalir ke laut, mengganggu keseimbangan antara suhu dan salinitas laut.

Beberapa ilmuwan memperingatkan bahwa AMOC mungkin mendekati titik kritis paling cepat pada abad ke-21. Jika ambang batas itu terlampaui, sistem tersebut berisiko runtuh di masa depan.

Menurut para ahli, skenario berhentinya operasi AMOC dianggap sebagai bencana global. Hal ini dapat mempercepat kenaikan permukaan laut di sepanjang Pantai Timur Amerika Serikat, menyebabkan Eropa menghadapi musim dingin yang lebih keras, mengubah sistem monsun di Afrika, dan menyebabkan kekeringan berkepanjangan.

Sejak lama, banyak ilmuwan percaya bahwa "titik dingin" bertindak seperti "sidik jari" yang menunjukkan bahwa AMOC sedang berubah. Hal ini karena area ini menerima sebagian besar panas yang diangkut oleh sistem arus laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Fakta Fenomena Hujan...
Fakta Fenomena Hujan Meteor Berbahaya Bagi Bumi dan Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved