Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:33 WIB
loading...
Siaga di Selat Hormuz,...
AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak. FOTO/ VIET
A A A
TEHERAN - Perahu tak berawak Saronic Corsair dengan cepat menyelamatkan dua pilot helikopter Apache yang dalam kesulitan, menunjukkan efektivitas sistem otonom dalam peperangan modern.


Angkatan Laut AS telah berhasil mengerahkan kendaraan permukaan tak berawak (USV) Saronic Corsair untuk menyelamatkan dua pilot setelah kecelakaan helikopter Apache di Selat Hormuz.

Ini adalah salah satu contoh pertama yang didokumentasikan tentang penggunaan kendaraan permukaan tak berawak untuk penyelamatan personel dalam kondisi pertempuran.

Menurut informasi dari Komando Pusat AS (CENTCOM), sebuah helikopter serang Apache jatuh di dekat Selat Hormuz pada tanggal 8 Juni. Segera setelah itu, Gugus Tugas 59 mengerahkan kapal permukaan tak berawak Saronic Corsair untuk melakukan misi penyelamatan.

Juru bicara Tim Hawkins mengatakan USV sepanjang 7,3 meter itu menjemput kedua pilot dan membawa mereka ke lokasi aman di permukaan laut. Di sana, helikopter penyelamat lain mengambil alih untuk mengangkut kru kembali ke pangkalan. Ini adalah produk dari Satuan Tugas 59, unit sistem tak berawak Angkatan Laut AS, yang didirikan pada tahun 2021 di Bahrain.

Saronic Corsair dirancang untuk memenuhi persyaratan kecepatan dan jangkauan yang tinggi di lingkungan laut yang menantang. Berikut spesifikasi teknis yang mengesankan dari seri USV ini:

Panjang:7,3 m.
Kecepatan maksimum:Lebih dari 35 knot.
Kapasitas beban:Lebih dari 400 kg.
Jangkauan operasi:Lebih dari 1.000 mil laut.

Sistem ini dilengkapi dengan sensor optik dan inframerah canggih, yang memungkinkan pengawasan terus-menerus serta misi pencarian dan penyelamatan siang dan malam. Kemampuan penentuan posisi yang tepat dalam kondisi jarak pandang terbatas inilah yang memungkinkan Corsair untuk dengan cepat menemukan para pilot di lepas pantai Oman.

Penggunaan USV (Unmanned Surface Vehicle) dalam operasi penyelamatan merupakan bagian dari rencana yang lebih luas olehDepartemen PertahananAS untuk berinvestasi dalam sistem otonom berbiaya rendah.

Perangkat ini tidak hanya memperluas kemampuan pengintaian tetapi juga secara signifikan mengurangi risiko bagi pasukan militer di wilayah sengketa.

Selain misi penyelamatan, kapal tanpa awak juga diadaptasi untuk berbagai peran seperti deteksi ranjau, pengawasan musuh, dan bahkan pertempuran langsung. Dalam waktu dekat, Angkatan Laut AS berencana untuk mengerahkan ribuan USV serupa dengan seri Corsair untuk meningkatkan kemampuan respons cepatnya di wilayah rawangeopolitik.

Konflik-konflik baru-baru ini, khususnya di Ukraina, telah menunjukkan potensi luar biasa dari kapal tanpa awak untuk mengubah lanskap peperangan laut, mulai dari menenggelamkan kapal perang hingga operasi pertahanan jarak jauh.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Usulan Bikin Rokok Murah...
Usulan Bikin Rokok Murah Khusus Warga Miskin Disebut Sesat Nalar
Berita Terkini
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved