Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Senin, 08 Juni 2026 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Muatan maksimum:340 kg, memungkinkan untuk membawa radar jarak jauh, peralatan pengintaian elektronik, dan sistem relai komunikasi.
Waktu operasi:Mampu tetap berada di udara selama lebih dari 24 jam terus menerus selama misi pengawasan.
Kemampuan peperangan anti-kapal selam:Dirancang khusus untuk mengerahkan sonobuoy dan sensor deteksi kapal selam canggih.
Sistem S-300 telah menyelesaikan pengujian penting di Prancis dengan lebih dari 100 jam terbang, yang menunjukkan stabilitas platform teknisnya. Selain Eropa, Korea Selatan juga telah memilih sistem ini untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian Angkatan Laut dan Korps Marinirnya, dengan penyebaran pada akhir dekade ini.
Mengintegrasikan sistem tanpa awak seperti S-300 CAMCOPTER ke dalam jaringan angkatan laut tidak hanya memperluas jangkauan operasional tetapi juga mengoptimalkan kemampuan untuk menanggapi kapal selam modern, berkontribusi pada keamanan jalur maritim global dan infrastruktur strategis.
Waktu operasi:Mampu tetap berada di udara selama lebih dari 24 jam terus menerus selama misi pengawasan.
Kemampuan peperangan anti-kapal selam:Dirancang khusus untuk mengerahkan sonobuoy dan sensor deteksi kapal selam canggih.
Sistem S-300 telah menyelesaikan pengujian penting di Prancis dengan lebih dari 100 jam terbang, yang menunjukkan stabilitas platform teknisnya. Selain Eropa, Korea Selatan juga telah memilih sistem ini untuk misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian Angkatan Laut dan Korps Marinirnya, dengan penyebaran pada akhir dekade ini.
Mengintegrasikan sistem tanpa awak seperti S-300 CAMCOPTER ke dalam jaringan angkatan laut tidak hanya memperluas jangkauan operasional tetapi juga mengoptimalkan kemampuan untuk menanggapi kapal selam modern, berkontribusi pada keamanan jalur maritim global dan infrastruktur strategis.
(wbs)
Lihat Juga :