Uni Eropa Cari Cara Keras untuk Menghukum Raksasa Teknologi Dunia

Senin, 21 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
A A A
Elite yang memimpin reformasi komprehensif aturan digital UE, berkata terus terang, bahawa dalam keadaan tertentu, Uni Eropa mungkin masih memiliki hak untuk menerapkan pemisahan struktural.

Undang-Undang Layanan Digital Uni Eropa mendatang akan menetapkan aturan baru tentang tanggung jawab platform dalam menangani konten ilegal dan informasi palsu online. Sebelumnya, Uni Eropa telah melakukan konsultasi publik atas RUU tersebut.

Electronic Commerce Administration akan memperbarui arahan e-commerce. Ini karena aturan e-commerce sudah berusia sekitar 20 tahun atau sejak 2000. Pada saat itu, sebagian besar perusahaan terkemuka di industri ini masih dalam tahap pertumbuhan atau belum ada.

Breton menegaskan, UE tidak akan membebaskan perusahaan dari vonis. Namun, regulator Uni Eropa sedang menyusun daftar hitam aktivitas yang terlarang dilakukan oleh perusahaan teknologi.

Dia menambahkan, beberapa perusahaan mencegah pengguna mengubah platform atau memaksa pengguna untuk menggunakan hanya satu layanan. Tindakan ini dapat mengakibatkan sanksi yang lebih ketat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Mengapa Banyak Orang...
Mengapa Banyak Orang Pilih Menghilang dari Media Sosial? Ini Alasannya
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Rekomendasi
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Berita Terkini
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved