Uni Eropa Cari Cara Keras untuk Menghukum Raksasa Teknologi Dunia

Senin, 21 September 2020 - 14:54 WIB
loading...
Uni Eropa Cari Cara...
Uni Eropa sedang mencari cara keras untuk menghukum raksasa teknologi dunia jika mengancam industri lokal. Foto/Ist
A A A
PARIS - Menurut laporan terbaru, Uni Eropa sedang mengerjakan langkah-langkah baru untuk menghukum raksasa teknologi dunia . Langkah ini termasuk memaksa mereka untuk melepaskan atau menjual sebagian dari bisnis mereka di daratan Eropa. (Baca juga: Langit Jakarta Keluarkan Suara Dentuman, Ini Jawaban Ilmiah Ahli Astronomi )

Regulasi itu akan ditempuh jika dominasi pasar mereka dianggap mengancam kepentingan pelanggan dan pesaing yang lebih kecil.

Komisaris Uni Eropa Breton, mengatakan, perbaikan sanksi yang diusulkan juga mencakup pengecualian lengkap kelompok teknologi besar dari pasar tunggal. Namun, dia mencatat "pengobatan" ini hanya akan digunakan dalam situasi yang ekstrim.

Selain itu, Uni Eropa sedang mempertimbangkan pembentukan sistem peringkat. Sistem ini memungkinkan masyarakat dan pemangku kepentingan untuk mengevaluasi perilaku perusahaan di wilayah tertentu. Sistem melihat parameter seperti kepatuhan terhadap peraturan perpajakan dan kecepatan penghapusan konten ilegal.

“Pengguna akhir platform ini merasa bahwa mereka terlalu besar untuk diatur,” kata Breton seperti dilansir Giz China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Kemajuan Teknologi Jadi...
Kemajuan Teknologi Jadi Tantangan Menguji Karakter Bangsa
Pengguna Facebook dan...
Pengguna Facebook dan Instagram Perlu Memperhatikan Hal Ini
Facebook Mengalami Kesalahan...
Facebook Mengalami Kesalahan Aneh, Ini yang Terjadi
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Rekomendasi
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved