Bukan Ancaman, Ekosistem AI Bantu Membangun Pola Pikir
Selasa, 02 Juni 2026 - 14:31 WIB
loading...
Ekosistem AI Bantu Membangun Pola Pikir. Foto / Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Penggunaan kecerdasan buatan (AI) di kalangan mahasiswa Indonesia kini telah mencapai tingkat yang sangat masif.
Berdasarkan Global Student Survey 2025 yang dirilis Chegg, sebanyak 95% mahasiswa Indonesia telah mengintegrasikan AI generatif ke dalam proses pembelajaran mereka, menempatkan Indonesia di peringkat pertama dari 15 negara yang disurvei secara global.
Di balik tingginya adopsi tersebut, kekhawatiran baru mulai muncul di kalangan orang tua. Mereka tidak mempersoalkan penggunaan AI itu sendiri, melainkan mempertanyakan dampak jangka panjangnya: apakah anak mereka masih mampu berpikir secara mandiri, atau justru semakin bergantung pada AI?
Fenomena ini membuat pendekatan kampus terhadap AI mulai menjadi pertimbangan baru bagi banyak orang tua dalam memilih perguruan tinggi.
Tidak sedikit yang kini menilai bahwa kesiapan menghadapi era AI tidak cukup hanya melalui fasilitas digital, tetapi juga melalui bagaimana kampus membangun pola pikir, kemampuan adaptasi, dan kemampuan analitis mahasiswa di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Melihat perubahan tersebut, BINUS University menghadirkan Digital Transformation & AI Experience Ecosystem, sebuah pendekatan pembelajaran yang tidak sekadar mengintegrasikan AI dalam keseharian perkuliahan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami penggunaan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab.
Berdasarkan Global Student Survey 2025 yang dirilis Chegg, sebanyak 95% mahasiswa Indonesia telah mengintegrasikan AI generatif ke dalam proses pembelajaran mereka, menempatkan Indonesia di peringkat pertama dari 15 negara yang disurvei secara global.
Di balik tingginya adopsi tersebut, kekhawatiran baru mulai muncul di kalangan orang tua. Mereka tidak mempersoalkan penggunaan AI itu sendiri, melainkan mempertanyakan dampak jangka panjangnya: apakah anak mereka masih mampu berpikir secara mandiri, atau justru semakin bergantung pada AI?
Fenomena ini membuat pendekatan kampus terhadap AI mulai menjadi pertimbangan baru bagi banyak orang tua dalam memilih perguruan tinggi.
Tidak sedikit yang kini menilai bahwa kesiapan menghadapi era AI tidak cukup hanya melalui fasilitas digital, tetapi juga melalui bagaimana kampus membangun pola pikir, kemampuan adaptasi, dan kemampuan analitis mahasiswa di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.
Melihat perubahan tersebut, BINUS University menghadirkan Digital Transformation & AI Experience Ecosystem, sebuah pendekatan pembelajaran yang tidak sekadar mengintegrasikan AI dalam keseharian perkuliahan, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan memahami penggunaan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab.
Lihat Juga :