Hacker Gunakan Asisten AI Meta Mengambil Kendali Akun Instagram

Rabu, 03 Juni 2026 - 07:03 WIB
loading...
Hacker Gunakan Asisten...
Hacker Gunakan Asisten AI Meta. Foto/ Daily
A A A
LONDON - Peretas memanfaatkan asisten AI Meta untuk membajak sejumlah akun Instagram besar, memaksa jejaring sosial tersebut untuk merilis patch darurat.

Beberapa akun Instagram utama, termasuk akun Gedung Putih selama pemerintahan mantan Presiden Barack Obama dan Kepala Staf Angkatan Luar Angkasa AS, diretas dan antarmuka mereka diubah dengan gambar dan pesan yang mendukung Iran selama akhir pekan.

Insiden tersebut terjadi setelah petunjuk tentang cara mengakali alat bantu AI Meta agar mereset kata sandi akun mulai beredar di Telegram.

Menurut informasi yang dibagikan di Telegram pada tanggal 31 Mei, chatbot AI Meta secara otomatis menambahkan alamat email baru ke akun yang sudah ada sebagai bagian dari proses pengaturan ulang kata sandi standar.

Tangkapan layar darivideoTelegram mengklaim bahwa chatbot AI Meta dapat dieksploitasi untuk mengubah kata sandi Instagram target. (Gambar: krebsonsecurity)
Video yang diunggah oleh kelompok peretas tersebut menunjukkan metode yang relatif sederhana untuk mengeksploitasi kerentanan tersebut.

Penyerang menggunakan koneksi Virtual Private Network (VPN) dengan alamat IP yang cocok atau mendekati lokasi yang dikenal target, meminta pengaturan ulang kata sandi, dan memilih opsi untuk mengobrol dengan asisten AI.

Di sini, peretas menginstruksikan chatbot untuk menautkan akun ke alamat email baru. Sistem kemudian mengirimkan kode verifikasi satu kali agar peretas dapat mengubah kata sandi.

Dengan cara ini, kelompok peretas tersebut berhasil menguasai sejumlah akun dengan nama pengguna pendek dan bernilai tinggi, yang diperkirakan bernilai lebih dari $500.000 di pasar gelap.

Jane Wong, seorang pakar keamanan siber, juga mengalami peretasan akun Instagram-nya. Dia mengatakan kata sandinya diubah tanpa sepengetahuannya dan dia menemukan beberapa upaya pengaturan ulang kata sandi dalam satu hari.

Perwakilan Meta, Andy Stone, mengumumkan di platform X bahwa masalah tersebut telah teratasi dan akun yang terpengaruh sedang diamankan.

Sumber-sumber keamanan siber mengungkapkan bahwa Meta merilis patch darurat selama akhir pekan dan mengkonfirmasi bahwa tidak ada basis data sistem yang diretas.

Meta sebelumnya telah menerapkan lapisan AI percakapan ini secara global sejak awal tahun ini untuk menggantikan sistem dukungan manusia yang seringkali kewalahan.

Alat ini dirancang untuk secara otomatis menangani permintaan seperti laporan phishing, penipuan identitas, atau pengaturan ulang kata sandi untuk mengurangi ketidaknyamanan bagi pengguna.

Namun, para ahli keamanan memperingatkan bahwa mengizinkan chatbot AI untuk menangani permintaan pemulihan akun yang sensitif akan menciptakan celah serangan baru yang berbahaya.

Sama seperti staf pendukung manusia, chatbot AI sangat rentan terhadap manipulasi dan penipuan melalui teknik manipulasi psikologis.

Untuk melindungi akun mereka, pengguna disarankan untuk mengaktifkan otentikasi multi-faktor (MFA).

Kelompok peretas tersebut mengakui bahwa kerentanan ini sama sekali tidak efektif terhadap akun yang telah mengaktifkan otentikasi tingkat lanjut atau kode verifikasi SMS satu kali.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Rekomendasi
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Berita Terkini
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved