Inovasi Digital Dorong Transaksi Keuangan Melesat
Selasa, 19 Mei 2026 - 12:56 WIB
loading...
Transaksi Keuangan Melesat. FOTO/ The Verge
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Seabank Indonesia mengumumkan pencapaian kinerja keuangan yang solid pada kuartal pertama tahun 2026. Capaian ini melanjutkan pertumbuhan positif dari akhir tahun 2025, baik dari sisi profitabilitas, efektivitas bisnis, dan pertumbuhan total aset.
SeaBank berhasil membukukan laba bersih setelah pajak Rp375,6 miliar, dibanding laba bersih periode yang sama tahun lalu Rp96,7 miliar atau tumbuh sebesar 288%. Lonjakan profitabilitas ini didorong oleh peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi aset yang bekerja secara maksimal.
Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata ketangguhan model bisnis bank digital untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat.
“Angka pertumbuhan ini adalah cerminan dari solusi nyata yang kami tawarkan. SeaBank telah menjadi rekan yang membantu masyarakat bertransaksi dengan lebih mudah dan cepat. Kami akan terus menjaga momentum ini dengan menghadirkan teknologi layanan keuangan, demi menciptakan akses yang lebih luas bagi setiap lapisan masyarakat,” ujar Sasmaya.
Hingga Maret 2026, total aset SeaBank mencapai Rp49,7 triliun dibanding kuartal I-2025 Rp37,4 triliun atau tumbuh sebesar 33% year on year. Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi penyaluran kredit yang berkualitas serta penempatan likuiditas yang prudent pada instrumen yang aman.
Berbekal fundamental yang kokoh dan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh, SeaBank optimistis dapat meneruskan momentum positif ini sepanjang tahun 2026. Fokus perusahaan tetap pada penciptaan nilai yang nyata, baik melalui inovasi layanan bagi nasabah maupun kontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia.
“Kinerja SeaBank di awal 2026 adalah bukti nyata bahwa bank digital dapat tumbuh pesat sekaligus tetap pruden. Setiap angka dalam laporan keuangan ini merepresentasikan kepercayaan nasabah yang kami jaga, komitmen yang kami penuhi, dan nilai yang terus kami ciptakan bersama,” pungkas Sasmaya.
Dari sisi pengguna, SeaBank memiliki lebih dari 30 juta nasabah hingga akhir Maret 2026. Sementara untuk rata-rata transaksi harian berjumlah lebih dari 13 juta transaksi dengan perputaran uang rata-rata mencapai lebih dari Rp6 triliun per harinya di bulan Maret 2026. Jumlah ini menunjukkan bahwa SeaBank semakin dipercaya masyarakat dan mampu memberikan kepuasan kepada nasabah.
Selain kinerja positif di awal 2026, SeaBank berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam memperluas edukasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Wujud nyata komitmen ini tercermin melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI serta Kementerian Komunikasi dan Digital RI dalam menggelar "UMKM Digital Finance Tour".
Kegiatan ini merupakan rangkaian edukasi berkelanjutan yang akan berlangsung di empat kota besar di Indonesia. Perjalanan ini telah dimulai dari Tangerang pada 29 April 2026 sebagai titik awal, di mana ratusan pelaku usaha lokal mendapatkan pelatihan intensif mengenai manajemen keuangan digital.
Melalui inisiatif ini, SeaBank berharap dapat menjembatani kesenjangan akses keuangan dan membekali pelaku usaha kecil dengan platform UMKM Pintar yang dapat diakses gratis dan terbuka untuk umum.
Salah satu fitur unggulan dari UMKM Pintar adalah Kalkulator Pintar, yang memungkinkan pelaku usaha menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), memantau kondisi keuangan usaha, hingga menyusun pengelolaan bisnis secara lebih profesional
SeaBank berhasil membukukan laba bersih setelah pajak Rp375,6 miliar, dibanding laba bersih periode yang sama tahun lalu Rp96,7 miliar atau tumbuh sebesar 288%. Lonjakan profitabilitas ini didorong oleh peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi aset yang bekerja secara maksimal.
Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, menyatakan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata ketangguhan model bisnis bank digital untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat.
“Angka pertumbuhan ini adalah cerminan dari solusi nyata yang kami tawarkan. SeaBank telah menjadi rekan yang membantu masyarakat bertransaksi dengan lebih mudah dan cepat. Kami akan terus menjaga momentum ini dengan menghadirkan teknologi layanan keuangan, demi menciptakan akses yang lebih luas bagi setiap lapisan masyarakat,” ujar Sasmaya.
Hingga Maret 2026, total aset SeaBank mencapai Rp49,7 triliun dibanding kuartal I-2025 Rp37,4 triliun atau tumbuh sebesar 33% year on year. Pertumbuhan ini ditopang oleh ekspansi penyaluran kredit yang berkualitas serta penempatan likuiditas yang prudent pada instrumen yang aman.
Berbekal fundamental yang kokoh dan kepercayaan nasabah yang terus tumbuh, SeaBank optimistis dapat meneruskan momentum positif ini sepanjang tahun 2026. Fokus perusahaan tetap pada penciptaan nilai yang nyata, baik melalui inovasi layanan bagi nasabah maupun kontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia.
“Kinerja SeaBank di awal 2026 adalah bukti nyata bahwa bank digital dapat tumbuh pesat sekaligus tetap pruden. Setiap angka dalam laporan keuangan ini merepresentasikan kepercayaan nasabah yang kami jaga, komitmen yang kami penuhi, dan nilai yang terus kami ciptakan bersama,” pungkas Sasmaya.
Dari sisi pengguna, SeaBank memiliki lebih dari 30 juta nasabah hingga akhir Maret 2026. Sementara untuk rata-rata transaksi harian berjumlah lebih dari 13 juta transaksi dengan perputaran uang rata-rata mencapai lebih dari Rp6 triliun per harinya di bulan Maret 2026. Jumlah ini menunjukkan bahwa SeaBank semakin dipercaya masyarakat dan mampu memberikan kepuasan kepada nasabah.
Selain kinerja positif di awal 2026, SeaBank berkomitmen penuh mendukung program pemerintah dalam memperluas edukasi dan inklusi keuangan di Indonesia.
Wujud nyata komitmen ini tercermin melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian UMKM RI serta Kementerian Komunikasi dan Digital RI dalam menggelar "UMKM Digital Finance Tour".
Kegiatan ini merupakan rangkaian edukasi berkelanjutan yang akan berlangsung di empat kota besar di Indonesia. Perjalanan ini telah dimulai dari Tangerang pada 29 April 2026 sebagai titik awal, di mana ratusan pelaku usaha lokal mendapatkan pelatihan intensif mengenai manajemen keuangan digital.
Melalui inisiatif ini, SeaBank berharap dapat menjembatani kesenjangan akses keuangan dan membekali pelaku usaha kecil dengan platform UMKM Pintar yang dapat diakses gratis dan terbuka untuk umum.
Salah satu fitur unggulan dari UMKM Pintar adalah Kalkulator Pintar, yang memungkinkan pelaku usaha menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP), memantau kondisi keuangan usaha, hingga menyusun pengelolaan bisnis secara lebih profesional
(wbs)
Lihat Juga :