Tampilkan Workflow CAD 3D dan IoT, Inovasi AI Secara Nyata Dikenalkan
Minggu, 24 Mei 2026 - 02:56 WIB
loading...
Code the Future AI Summit 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Jakarta. FOTO/ Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Yayasan Generasi Gerakan Digital (GenDigital Academy), bersama Skystar Capital dan Hacktiv8 Indonesia, sukses menyelenggarakan Code the Future AI Summit 2026 pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Jakarta.
Code the Future AI Summit 2026 menjadi puncak dari rangkaian hackathon AI nasional selama dua bulan yang mengajak generasi muda Indonesia membangun solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) terhadap permasalahan nyata di sekitar mereka — bahkan tanpa pengalaman coding sebelumnya.
Acara ini mempertemukan lebih dari 120 pelajar, mahasiswa, builders, dan komunitas teknologi untuk merayakan semangat membangun solusi AI di Indonesia.
Di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat di tahun 2026, Code the Future hadir dengan satu keyakinan utama: jarak antara ide dan eksekusi kini semakin kecil.
Dengan tools AI yang semakin accessible, generasi muda Indonesia memiliki kesempatan lebih besar dari sebelumnya untuk membangun produk, solusi, dan bisnis yang berdampak.
“Kalau pernah ada waktu yang tepat untuk anak muda Indonesia mulai membangun, waktunya adalah sekarang,” ujar Isaac Winoto, GenDigital Founder dan Senior Advisor Academy dan Product Manager Microsoft di Amerika Serikat.
“Teknologi AI membuat proses membangun solusi menjadi jauh lebih cepat dan lebih accessible. Kami percaya masa depan Indonesia akan dibentuk oleh mereka yang mulai membangun hari ini.”
Kolaborasi antara GenDigital Academy, Skystar Capital, dan Hacktiv8 juga menunjukkan pentingnya sinergi antara komunitas dan ekosistem startup dalam mendukung generasi builders baru di Indonesia.
“Acara seperti ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mendapatkan akses lebih awal kepada talenta-talenta muda di bidang teknologi, khususnya mahasiswa dan pelajar,” ujar Christopher, Head of Communication and Partnerships Skystar Capital.
“Kami percaya perkembangan ekosistem digital Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang seperti Code the Future agar talenta-talenta terbaik bangsa dapat terus berkembang dan menunjukkan potensinya.”
Summit ini juga menampilkan demo day dari para finalis hackathon kategori high school dan university. Pada kategori high school, peserta mempresentasikan berbagai solusi kreatif di bidang produktivitas, kesehatan, public policy, hingga IoT.
Beberapa solusi yang ditampilkan antara lain workflow CAD 3D berbasis AI, aplikasi pencarian suster untuk pasien rawat inap, hingga sistem IoT untuk menentukan kebutuhan air tanaman secara optimal.
Sementara itu, pada kategori university, para finalis menghadirkan solusi AI yang lebih mendalam di sektor pendidikan dan finansial.
Beragam inovasi dipresentasikan, mulai dari intelligent procurement recommendation system untuk pabrik kelapa sawit, aplikasi komunitas untuk melestarikan bahasa dan budaya lokal Indonesia, hingga multi-agent AI system untuk membantu pengambilan keputusan pinjaman online yang lebih aman dan cerdas.
Code the Future AI Summit 2026 menjadi puncak dari rangkaian hackathon AI nasional selama dua bulan yang mengajak generasi muda Indonesia membangun solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) terhadap permasalahan nyata di sekitar mereka — bahkan tanpa pengalaman coding sebelumnya.
Acara ini mempertemukan lebih dari 120 pelajar, mahasiswa, builders, dan komunitas teknologi untuk merayakan semangat membangun solusi AI di Indonesia.
Di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin pesat di tahun 2026, Code the Future hadir dengan satu keyakinan utama: jarak antara ide dan eksekusi kini semakin kecil.
Dengan tools AI yang semakin accessible, generasi muda Indonesia memiliki kesempatan lebih besar dari sebelumnya untuk membangun produk, solusi, dan bisnis yang berdampak.
“Kalau pernah ada waktu yang tepat untuk anak muda Indonesia mulai membangun, waktunya adalah sekarang,” ujar Isaac Winoto, GenDigital Founder dan Senior Advisor Academy dan Product Manager Microsoft di Amerika Serikat.
“Teknologi AI membuat proses membangun solusi menjadi jauh lebih cepat dan lebih accessible. Kami percaya masa depan Indonesia akan dibentuk oleh mereka yang mulai membangun hari ini.”
Kolaborasi antara GenDigital Academy, Skystar Capital, dan Hacktiv8 juga menunjukkan pentingnya sinergi antara komunitas dan ekosistem startup dalam mendukung generasi builders baru di Indonesia.
“Acara seperti ini memberikan kesempatan bagi kami untuk mendapatkan akses lebih awal kepada talenta-talenta muda di bidang teknologi, khususnya mahasiswa dan pelajar,” ujar Christopher, Head of Communication and Partnerships Skystar Capital.
“Kami percaya perkembangan ekosistem digital Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang seperti Code the Future agar talenta-talenta terbaik bangsa dapat terus berkembang dan menunjukkan potensinya.”
Summit ini juga menampilkan demo day dari para finalis hackathon kategori high school dan university. Pada kategori high school, peserta mempresentasikan berbagai solusi kreatif di bidang produktivitas, kesehatan, public policy, hingga IoT.
Beberapa solusi yang ditampilkan antara lain workflow CAD 3D berbasis AI, aplikasi pencarian suster untuk pasien rawat inap, hingga sistem IoT untuk menentukan kebutuhan air tanaman secara optimal.
Sementara itu, pada kategori university, para finalis menghadirkan solusi AI yang lebih mendalam di sektor pendidikan dan finansial.
Beragam inovasi dipresentasikan, mulai dari intelligent procurement recommendation system untuk pabrik kelapa sawit, aplikasi komunitas untuk melestarikan bahasa dan budaya lokal Indonesia, hingga multi-agent AI system untuk membantu pengambilan keputusan pinjaman online yang lebih aman dan cerdas.
(wbs)
Lihat Juga :