OpenAI Pilih Singapura sebagai Lokasi Laboratorium AI Pertamanya di Luar AS

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:10 WIB
loading...
OpenAI Pilih Singapura...
OpenAI. FOTO/CNET
A A A
SINGAPURA - Laboratorium aplikasi AI baru ini akan berfokus pada layanan kesehatan, keuangan, dan layanan publik, mendorong transformasi digital di negara kepulauan tersebut.


OpenAI, pengembang ChatGPT, telah memilih Singapura sebagai lokasi laboratorium AI terapan pertamanya di luar Amerika Serikat. Ini adalah salah satu langkah yang akan semakin memajukan ambisi teknologi negara tersebut.

Berdasarkan kesepakatan dengan Kementerian Pengembangan Digital dan Informasi Singapura, OpenAI akan menginvestasikan lebih dari S$300 juta untuk memperkuat posisi negara kepulauan tersebut sebagai pusat AI global.

Inisiatif "OpenAI untuk Singapura" diharapkan dapat menciptakan lebih dari 200 lapangan kerja berkualitas tinggi, dengan fokus pada insinyur implementasi yang dapat memecahkan masalah praktis bagi bisnis.

Laboratorium ini akan berfokus pada penerapan AI di bidang-bidang utama seperti layanan publik,perawatan kesehatan, dan keuangan; serta akan melaksanakan program pelatihan untuk mendukung usaha kecil dan menengah serta warga negara dalam mengakses teknologi AI.

OpenAI sangat menghargai tenaga kerja berkualitas tinggi dan lingkungan inovasi Singapura – salah satu negara terkemukadi duniadalam tingkat adopsi ChatGPT.

Kehadiran OpenAI semakin memperkuat komitmen Singapura untuk menjadikan AI sebagai penggerak utama transformasiekonomi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Rekomendasi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved