Menekan Jejak Karbon, Edukasi Masa Depan Berkelanjutan Digelar
Jum'at, 22 Mei 2026 - 14:12 WIB
loading...
Acara ‘Legendary Legacy, Sustainable Future’ di Lotte Alley, di Jakarta Jumat, 22 Mei 2026. Foto/ Dok SindoNews
A
A
A
TEHERAN - Komitmen tepung terigu Kompas untuk senantiasa menjaga sektor keberlanjutan (sustainability), berfokus pada empat pilar utama, yaitu bisnis yang bertanggung jawab, kesehatan dan kesejahteraan karyawan, kesehatan dan kesejahteraan konsumen, serta jejak lingkungan.
Implementasi berbagai program keberlanjutan telah dijalankan, antara lain pada aspek lingkungan & operasional.
Dalam hal ini, tepung terigu Kompas menerapkan prinsip pengelolaan yang bertanggung jawab, yang tercermin melalui berbagai sertifikasi standar internasional, guna meningkatkan efisiensi energi dan menekan jejak karbon.
Produk-produk berkualitas tersebut tersedia dalam berbagai pilihan kemasan yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari kemasan ritel 250 gram, 500 gram, 1 kilogram, hingga 5 kilogram, serta kemasan karung 25 kilogram untuk memenuhi kebutuhan skala yang lebih besar.
Sejalan dengan lebih dari 5 dekade dan 3 generasi tepung terigu Kompas melayani Indonesia, dilakukan sebuah acara menarik yang mengusung tema besar: ‘Legendary Legacy, Sustainable Future’.
Acara yang berlangsung di sebuah mall di daerah Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, berisi kegiatan Talkshow dengan pembicara Sisca Soewitomo selaku Chef Legendaris, Yanis Naini, SE, M.Ak selaku Halal Certification Director dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dewi Ayu Putri, SE, M.I.Kom selaku Marketing Manager tepung terigu Kompas.
“Tepung terigu Kompas, adalah bagian dari menghormati sejarah dan kualitas terpercaya, yang telah membentuk industri tepung terigu selama lebih dari 5 dekade dan 3 generasi” terang Marketing Manager tepung terigu Kompas, Dewi Ayu Putri, SE, M.I.Kom.
Selain Talkshow, acara ini juga akan dimeriahkan oleh sesi pengundian berhadiah utama Umrah, serta baking demo bersama professional sekaligus celebrity chef Vindex Tengke.
Dewi menyampaikan bahwa konsep Sustainable Future atau masa depan berkelanjutan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, di antaranya proses penggilingan tepung terigu yang efisien, praktik pengadaan yang bertanggung jawab, serta upaya pengurangan limbah.
Beliau juga menegaskan bahwa praktik halal menjadi pilar utama dalam membangun masa depan berkelanjutan, sekaligus berperan sebagai penggerak pertumbuhan industri yang mendorong inovasi, memperkuat kepercayaan, dan meningkatkan daya saing global khususnya di sektor pangan Indonesia.
“Kami memahami, halal mencerminkan praktik berkelanjutan, memperkuat rantai pasokan, dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Seiring dengan apa yang ditekankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), bahwasanya halal harus menjadi sebuah pilar penting dalam industri, khususnya industri tepung terigu,” ucap Dewi.
Sementara itu, Yanis Naini, SE, M.Ak, menyampaikan, bahwa cakupan halal harus meliputi bahan material dari awal sampai akhir, sebagai mesin pertumbuhan industri dari semua lini.
Implementasi berbagai program keberlanjutan telah dijalankan, antara lain pada aspek lingkungan & operasional.
Dalam hal ini, tepung terigu Kompas menerapkan prinsip pengelolaan yang bertanggung jawab, yang tercermin melalui berbagai sertifikasi standar internasional, guna meningkatkan efisiensi energi dan menekan jejak karbon.
Produk-produk berkualitas tersebut tersedia dalam berbagai pilihan kemasan yang praktis untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari kemasan ritel 250 gram, 500 gram, 1 kilogram, hingga 5 kilogram, serta kemasan karung 25 kilogram untuk memenuhi kebutuhan skala yang lebih besar.
Sejalan dengan lebih dari 5 dekade dan 3 generasi tepung terigu Kompas melayani Indonesia, dilakukan sebuah acara menarik yang mengusung tema besar: ‘Legendary Legacy, Sustainable Future’.
Acara yang berlangsung di sebuah mall di daerah Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Jumat, 22 Mei 2026, berisi kegiatan Talkshow dengan pembicara Sisca Soewitomo selaku Chef Legendaris, Yanis Naini, SE, M.Ak selaku Halal Certification Director dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dewi Ayu Putri, SE, M.I.Kom selaku Marketing Manager tepung terigu Kompas.
“Tepung terigu Kompas, adalah bagian dari menghormati sejarah dan kualitas terpercaya, yang telah membentuk industri tepung terigu selama lebih dari 5 dekade dan 3 generasi” terang Marketing Manager tepung terigu Kompas, Dewi Ayu Putri, SE, M.I.Kom.
Selain Talkshow, acara ini juga akan dimeriahkan oleh sesi pengundian berhadiah utama Umrah, serta baking demo bersama professional sekaligus celebrity chef Vindex Tengke.
Dewi menyampaikan bahwa konsep Sustainable Future atau masa depan berkelanjutan diwujudkan melalui berbagai inisiatif, di antaranya proses penggilingan tepung terigu yang efisien, praktik pengadaan yang bertanggung jawab, serta upaya pengurangan limbah.
Beliau juga menegaskan bahwa praktik halal menjadi pilar utama dalam membangun masa depan berkelanjutan, sekaligus berperan sebagai penggerak pertumbuhan industri yang mendorong inovasi, memperkuat kepercayaan, dan meningkatkan daya saing global khususnya di sektor pangan Indonesia.
“Kami memahami, halal mencerminkan praktik berkelanjutan, memperkuat rantai pasokan, dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Seiring dengan apa yang ditekankan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), bahwasanya halal harus menjadi sebuah pilar penting dalam industri, khususnya industri tepung terigu,” ucap Dewi.
Sementara itu, Yanis Naini, SE, M.Ak, menyampaikan, bahwa cakupan halal harus meliputi bahan material dari awal sampai akhir, sebagai mesin pertumbuhan industri dari semua lini.
(wbs)
Lihat Juga :