Kebiasaan Pamer Foto Anak di Medsos, Studi Sebut Ada Risiko Profiling
Rabu, 20 Mei 2026 - 11:49 WIB
loading...
A
A
A
Cakupan Wilayah: Melibatkan 152 responden daring dari 9 negara, yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, Myanmar, Hong Kong, India, dan Mesir.
Profil Responden: Orang tua yang memiliki anak berusia 0 hingga 12 tahun.
• 85% percaya diri mampu menghindari unggahan informasi identitas pribadi (Personally Identifiable Information/PII) seperti tanggal lahir, alamat rumah, atau lokasi sekolah.
• 85% mampu menahan diri untuk tidak membagikan foto anak yang berpotensi memalukan di masa depan.
• 84% membatasi akses konten unggahan hanya untuk lingkaran keluarga dan teman dekat saja.
• 83% menghindari posting detail sensitif yang mudah diidentifikasi.
• 80% secara aktif menghapus izin berbagi ulang (resharing) di platform media sosial.
• 78% sudah mematikan fitur pelacakan lokasi (geotagging) dan metadata pada file foto mereka.
Seiring bertambahnya usia, pengalaman mengasuh anak membuat orang tua lebih peka terhadap kerentanan di dunia maya.
Profil Responden: Orang tua yang memiliki anak berusia 0 hingga 12 tahun.
Statistik Kepercayaan Diri Orang Tua dalam Melindungi Data
Hasil riset menunjukkan bahwa mayoritas orang tua sebenarnya sudah memiliki kesadaran hukum dan privasi yang cukup tinggi untuk membatasi penyebaran data anak:• 85% percaya diri mampu menghindari unggahan informasi identitas pribadi (Personally Identifiable Information/PII) seperti tanggal lahir, alamat rumah, atau lokasi sekolah.
• 85% mampu menahan diri untuk tidak membagikan foto anak yang berpotensi memalukan di masa depan.
• 84% membatasi akses konten unggahan hanya untuk lingkaran keluarga dan teman dekat saja.
• 83% menghindari posting detail sensitif yang mudah diidentifikasi.
• 80% secara aktif menghapus izin berbagi ulang (resharing) di platform media sosial.
• 78% sudah mematikan fitur pelacakan lokasi (geotagging) dan metadata pada file foto mereka.
Peran Usia dan Jenis Kelamin dalam Menjaga Keamanan Siber Anak
Riset ini menemukan bahwa faktor demografi seperti usia dan gender sangat memengaruhi cara orang tua merespons ancaman digital.Seiring bertambahnya usia, pengalaman mengasuh anak membuat orang tua lebih peka terhadap kerentanan di dunia maya.
Insting Ibu Lebih Kuat di Dunia Digital
Menariknya, para ibu tercatat memiliki niat dan tindakan yang lebih ketat dalam menjaga privasi anak di media sosial.Lihat Juga :