Dinosaurus yang Pernah Kuasai Asia Tenggara Ditemukan, Begini Wujudnya
Minggu, 17 Mei 2026 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketua tim peneliti, Thitiwut Sethapanichsakul, seorang mahasiswa PhD asal Thailand di UCL, mengatakan bahwa tim tersebut memberi julukan spesies itu "Titan Terakhir Thailand" karena fosil-fosil tersebut ditemukan di lapisan batuan termuda yang masih menyimpan jejak dinosaurus di negara itu.
Menurutnya, menjelang akhir era dinosaurus, daerah ini secara bertahap tertutup oleh laut dangkal, sehingga fosil dinosaurus di lapisan batuan kontemporer menjadi langka.
Dr. Sita Manitkul, seorang paleontolog di Universitas Mahasarakham, menyatakan bahwa Nagatitan chaiyaphumensis adalah spesies dinosaurus ke-14 yang secara resmi diberi nama di Thailand. Ia menilai Thailand sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman fosil dinosaurus tertinggi di Asia.
Menurut tim peneliti, dinosaurus ini hidup pada periode dengan konsentrasi karbon dioksida yang tinggi di atmosfer, ditambah dengan pemanasan global.
Profesor Paul Upchurch dari UCL berpendapat bahwa hal ini mungkin telah memengaruhi flora – sumber makanan utama bagi sauropoda raksasa ini – sehingga membantu menjelaskan evolusi hewan darat terbesar yang pernah ada di Bumi.
Menurut para paleontolog, penemuan fosil, jejak kehidupan masa lalu, memberikan bukti tentang geografi, lingkungan, dan keanekaragaman hayati di masa lalu. Fosil berfungsi sebagai catatan Bumi sebelum keberadaan manusia, sehingga sangat penting untuk mempelajari geologi, evolusi kehidupan, dan mengeksplorasi sumber daya geologi yang dapat dimanfaatkan manusia.
Fosil-fosil ini mewakili warisan alam yang penting dan merupakan bukti penting untuk mempelajari evolusi kehidupan di Bumi.
Menurutnya, menjelang akhir era dinosaurus, daerah ini secara bertahap tertutup oleh laut dangkal, sehingga fosil dinosaurus di lapisan batuan kontemporer menjadi langka.
Dr. Sita Manitkul, seorang paleontolog di Universitas Mahasarakham, menyatakan bahwa Nagatitan chaiyaphumensis adalah spesies dinosaurus ke-14 yang secara resmi diberi nama di Thailand. Ia menilai Thailand sebagai salah satu negara dengan tingkat keanekaragaman fosil dinosaurus tertinggi di Asia.
Menurut tim peneliti, dinosaurus ini hidup pada periode dengan konsentrasi karbon dioksida yang tinggi di atmosfer, ditambah dengan pemanasan global.
Profesor Paul Upchurch dari UCL berpendapat bahwa hal ini mungkin telah memengaruhi flora – sumber makanan utama bagi sauropoda raksasa ini – sehingga membantu menjelaskan evolusi hewan darat terbesar yang pernah ada di Bumi.
Menurut para paleontolog, penemuan fosil, jejak kehidupan masa lalu, memberikan bukti tentang geografi, lingkungan, dan keanekaragaman hayati di masa lalu. Fosil berfungsi sebagai catatan Bumi sebelum keberadaan manusia, sehingga sangat penting untuk mempelajari geologi, evolusi kehidupan, dan mengeksplorasi sumber daya geologi yang dapat dimanfaatkan manusia.
Fosil-fosil ini mewakili warisan alam yang penting dan merupakan bukti penting untuk mempelajari evolusi kehidupan di Bumi.
(wbs)
Lihat Juga :