Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:24 WIB
loading...
Mengapa Mobil Terbang...
Mobil terbang menjadi salah satu ajang pamer teknologi di Beijing Auto Show 2026. Foto: Sindonews/Danang Arradian
A A A
JAKARTA - Jika dulu mobil terbang hanya ada di film sains fiksi, kini ia sudah bisa dipesan. Di ajang Beijing Motor Show 2026 (Auto China), pabrikan China resmi mendeklarasikan perang di langit melalui teknologi electric Vertical Take-off and Landing (eVTOL).

“Kami telah menerima pesanan lebih dari 7.000 unit dari berbagai negara termasuk China, Qatar, dan Uni Emirat Arab,” ujar perwakilan dari Xpeng.
Angka ini membuktikan bahwa pasar taksi udara bukan lagi sekadar purwarupa, melainkan kebutuhan mobilitas urban yang nyata untuk menghindari kemacetan darat.

Spesifikasi Lengkap Mobil Terbang Xpeng dan AutoFlight Matrix

Pabrikan China seperti Xpeng dan AutoFlight memimpin kompetisi ini dengan pendekatan desain yang berbeda namun memiliki satu tujuan: efisiensi waktu.

1.⁠ ⁠Xpeng "Land Aircraft Carrier" (AeroHT)
Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?

Xpeng menghadirkan konsep unik. SUV listrik besar dengan 6 roda yang membawa "anak" berupa pesawat drone di bagasinya.

Mekanisme Deployment: Butuh waktu minimum 30 detik untuk membentangkan rotor yang dapat dilipat setelah dikeluarkan dari bagasi SUV.
Kapasitas: Dirancang sebagai kendaraan land-based aircraft carrier untuk mobilitas pribadi.
Target Pasar: Sudah menerima pesanan dari Timur Tengah dan domestik China.

2.⁠ ⁠AutoFlight Matrix & V2000EM (Dukungan CATL)
Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?

AutoFlight yang disokong penuh oleh raksasa baterai CATL (pemegang 38% saham) melompat lebih jauh dengan kapasitas angkut besar.

Kapasitas Penumpang: Matrix memiliki kapasitas 10 kursi, meningkat drastis dari rata-rata eVTOL yang hanya 4-6 kursi.
Dimensi Matrix: Memiliki rentang sayap 20 meter, panjang badan 17,1 meter, dan tinggi 3,3 meter dengan berat total 5 ton.
Kecepatan Jelajah: Model V2000EM mampu melaju hingga 200 km/jam.
Performa Waktu: Perjalanan 76 km dari Bandara Daxing Beijing ke lokasi pameran yang biasanya memakan waktu 2 jam lewat darat, bisa ditempuh hanya dalam 20 menit.
Fitur Unggulan: Teknologi Baterai "Condensed" dan Vertiport Air

Kunci utama dari mobilitas udara ini adalah baterai. Tanpa baterai yang ringan dan padat energi, pesawat listrik tidak akan bisa terbang jauh.

Baterai Densitas Tinggi: CATL menginvestasikan ratusan juta dolar (sekitar Rp1,75 triliun lebih) untuk mengembangkan baterai condensed khusus penerbangan. Baterai ini memiliki densitas energi yang jauh lebih tinggi namun tetap aman.

Zero-Carbon Water Vertiport: Pada akhir 2025, mitra ini memamerkan stasiun pengisian daya terapung di atas air (vertiport) yang menggunakan penyimpanan baterai CATL untuk pengisian daya taksi udara di perkotaan.

Sertifikasi Keamanan: Varian kargo AutoFlight bernama CarryAll sudah mendapatkan sertifikasi penuh dari otoritas penerbangan China (CAAC) pada 2024, sementara varian penumpang ditargetkan selesai dalam 1-2 tahun ke depan.

Perbandingan Xpeng vs AutoFlight
Mengapa Mobil Terbang Jadi Primadona di Beijing Motor Show 2026 dan Bagaimana Speknya?

Berikut adalah perbedaan fokus antara dua raksasa mobil terbang di Auto China 2026:

Model Operasional: Xpeng fokus pada kendaraan pribadi (SUV yang membawa drone), sementara AutoFlight fokus pada transportasi massal (taksi udara 10 kursi).
Jarak Tempuh: AutoFlight telah membuktikan penerbangan sejauh 250,3 km pada pengujian tahun 2023, jauh melampaui kebutuhan transportasi dalam kota biasa.
Target Biaya: AutoFlight menargetkan biaya operasional taksi udara bisa setara dengan layanan ride-hailing (taksi online) premium di darat dalam 3-5 tahun ke depan.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chery Kenalkan Robot...
Chery Kenalkan Robot AiMOGA, bisa Belajar dan Akan Gantikan Sales Mobil
Mimpi Mobil Terbang...
Mimpi Mobil Terbang Diguncang Realita: Xpeng X2 yang Pukau GIIAS 2025 Tabrakan di China
Anda Bisa Beli Mobil...
Anda Bisa Beli Mobil Terbang Listrik Doroni Tahun Depan
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Hyundai dan KAI Bergabung...
Hyundai dan KAI Bergabung Hadirkan Taksi Terbang di Korea Selatan
Harga Bisa Lebih Murah,...
Harga Bisa Lebih Murah, Fitur Lebih Mewah: Chery QQ Bakal Ganggu Aion UT dan Geely EX2
Rekomendasi
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved