Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar

Senin, 11 Mei 2026 - 08:43 WIB
loading...
Google Luncurkan Fitbit...
Google memperkenalkan era baru pelacakan kesehatan melalui Fitbit Air yang minimalis dan integrasi kecerdasan buatan Gemini pada aplikasi Google Health. Foto:
A A A
JAKARTA - Google secara resmi meluncurkan Fitbit Air seharga Rp1.7 juta (USD99,99), perangkat fitness wearable tanpa layar pertama dari lini Fitbit.

Peluncuran ini menandai perubahan strategis besar di mana aplikasi Fitbit kini berganti identitas menjadi Google Health, lengkap dengan desain baru
dan pelatih kesehatan berbasis AI.

Langkah ini menunjukkan fokus Google untuk mengintegrasikan ekosistem kesehatan mereka secara lebih mendalam dengan teknologi kecerdasan buatan Gemini.

Fitbit Air hadir untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan pelacakan data kesehatan akurat tanpa gangguan notifikasi layar, tren yang sebelumnya dipopulerkan oleh perangkat seperti Whoop.

Pergeseran ke perangkat tanpa layar memungkinkan masa pakai baterai yang lebih lama dan fokus pada pemulihan serta kualitas tidur daripada sekadar jumlah langkah harian.

Spesifikasi Teknis Fitbit Air: Fokus pada Sensor dan Data
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar

Fitbit Air mengadopsi desain "pebble" atau modul kecil berbentuk batu koral yang dapat dilepas-pasang ke berbagai jenis tali jam. Perangkat ini tidak memiliki panel layar sama sekali, sehingga seluruh interaksi dan pemantauan data dilakukan melalui aplikasi Google Health.

Sensor dan Kemampuan Pelacakan:

•⁠ ⁠Pelacakan detak jantung 24/7 dengan fitur pemantauan variabilitas detak jantung (HRV).
•⁠ ⁠Sensor SpO2 untuk pemantauan saturasi oksigen dalam darah.
•⁠ ⁠Akselerometer 3-sumbu dan giroskop untuk deteksi aktivitas otomatis.
•⁠ ⁠Sensor suhu perangkat untuk memantau fluktuasi suhu tubuh saat tidur.
•⁠ ⁠Algoritma skor tidur yang diklaim 15% lebih akurat dibandingkan model Fitbit sebelumnya.
•⁠ ⁠Notifikasi potensi fibrilasi atrium (Afib) melalui pemantauan ritme jantung yang tidak normal.

Daya Tahan Baterai dan Pengisian Daya:

Masa pakai baterai hingga 7 hari dalam satu kali pengisian penuh.
Sistem pengisian daya menggunakan kabel magnetik (magnetic charging puck).
Fitur pengisian cepat: pengisian selama 5 menit memberikan daya tahan baterai untuk satu hari pemakaian.

Fitur Unggulan dan Integrasi Google Health Coach

Salah satu nilai jual utama Fitbit Air adalah integrasinya dengan Google Health Coach. Ini adalah asisten kesehatan pribadi yang ditenagai oleh Gemini AI.

Pelatih pintar ini tidak hanya membaca angka, tetapi memberikan saran kontekstual berdasarkan kualitas tidur, aktivitas fisik, dan siklus kesehatan pengguna.

Keunggulan Google Health Premium:

Pembeli Fitbit Air mendapatkan langganan gratis Google Health Premium selama tiga bulan (nilai normal Rp170.000 atau USD9,99 per bulan). Fitur di dalamnya mencakup:

•⁠ ⁠Akses ke Google Health Coach yang dipersonalisasi.
•⁠ ⁠Rencana kebugaran adaptif dan wawasan tidur yang lebih mendalam.
•⁠ ⁠Ringkasan catatan medis dan perpustakaan latihan fisik lengkap.
•⁠ ⁠Sesi meditasi terpandu dan panduan kesehatan proaktif.

Varian Desain dan Kolaborasi Spesial

Google menyediakan berbagai pilihan gaya agar Fitbit Air dapat disesuaikan dengan aktivitas formal maupun olahraga.

Pilihan Tali Jam (Strap):
Performance Loop: Berbahan tenun untuk aktivitas berat.
Active Band: Berbahan silikon yang tahan air dan keringat.
Modern Elevated Band: Desain lebih elegan untuk penggunaan harian.

Pilihan Warna: Tersedia dalam warna Lavender, Berry, Fog (abu-abu), dan Obsidian (hitam).

Edisi Khusus Steph Curry:
Google berkolaborasi dengan bintang basket NBA, Steph Curry, untuk merilis edisi spesial. Varian ini hadir dengan warna cokelat gandum (rye-brown) dan aksen oranye, dijual dengan harga preorder Rp2.209.830 (USD129,99).

Perbandingan Fitbit Air dengan Model Sebelumnya dan Kompetitor

Jika dibandingkan dengan Fitbit Charge 6 (rilis 2023), Fitbit Air menghilangkan layar untuk memberikan kenyamanan lebih saat tidur dan desain yang lebih ringan.

Secara fungsional, Fitbit Air bersaing langsung dengan Whoop, namun dengan keunggulan ekosistem Google yang lebih luas dan harga perangkat yang lebih terjangkau di kisaran Rp1,7 juta dibandingkan sistem langganan mahal pada kompetitornya.

Fitbit Air mendukung kompatibilitas penuh dengan sistem operasi Android maupun iOS, memastikan aksesibilitas bagi pengguna smartphone dari berbagai platform.

Hal yang Sering Ditanyakan Mengenai Fitbit Air

Kapan Fitbit Air resmi dirilis?
Fitbit Air mulai bisa dipesan melalui sistem preorder sekarang dan akan tersedia secara resmi di pasar pada tanggal 26 Mei 2026.

Berapa harga Fitbit Air dan aksesorinya?
Unit standar Fitbit Air dijual seharga Rp1.7 juta (USD99,99). Tali jam tambahan dijual mulai dari harga Rp600.000 (USD34,99).

Apakah Fitbit Air memerlukan langganan bulanan?
Fungsi dasar pelacakan kesehatan dapat digunakan secara gratis. Namun, untuk fitur canggih seperti AI Health Coach dan analisis data mendalam, diperlukan langganan Google Health Premium seharga Rp169.830 per bulan.

Apakah aplikasi Fitbit lama masih bisa digunakan?
Aplikasi Fitbit akan secara otomatis diperbarui dan berganti nama menjadi Google Health melalui pembaruan perangkat lunak di Google Play Store dan Apple App Store.

Siapa target pengguna Fitbit Air?
Perangkat ini dirancang bagi pengguna yang ingin memantau kesehatan secara serius tanpa terganggu oleh layar tambahan (digital detox), serta mereka yang mengutamakan akurasi data tidur dan kenyamanan perangkat saat digunakan beristirahat.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Cerita Rudi Margono...
Cerita Rudi Margono Ditunjuk Jadi Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Berita Terkini
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved