Ilmuwan Temukan Fakta Alam Eemesta Mengembang 10% Lebih Cepat dari Prediksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:03 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Fakta...
Alam Semesta. FOTO/ Live Science
A A A
LONDON - Penelitian internasional yang baru saja dipublikasikan menunjukkan bahwa alam semesta mengembang sekitar 10% lebih cepat daripada yang diprediksi sebelumnya, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan tentang materi gelap dan energi.


Penelitian yang dilakukan oleh para astrofisikawan Caroline Huang, Stefano Casertano, dan Dillon Brout ini diterbitkan dalam jurnalAstronomy and Astrophysics.

Tujuan tim ini adalah untuk secara akurat menentukan laju ekspansi alam semesta sejak Big Bang, sekitar 14 miliar tahun yang lalu.

Menurut temuan baru, semakin besar jarak antar galaksi, semakin cepat mereka bergerak menjauh satu sama lain.

Sebuah galaksi yang berjarak sekitar 3 juta tahun cahaya dari Bumi akan bergerak menjauh dengan kecepatan sekitar 74 km/detik, sedangkan pada jarak dua kali lipatnya, kecepatannya meningkat menjadi sekitar 145 km/detik.

Perlu dicatat, kecepatan ini jauh lebih tinggi daripada yang diprediksi oleh model kosmologi standar – landasan teoretis yang saat ini digunakan untuk menjelaskan cara kerja alam semesta.

Menurut Casertano, perbedaan ini mungkin menunjukkan bahwa model-model saat ini kehilangan elemen penting yang sebagian besar belum dipahami, dengan materi gelap dan energi gelap sebagai hipotesis yang paling menonjol.

Tim peneliti juga berpendapat bahwa penemuan baru ini dapat memengaruhi teori-teori tentang masa depan alam semesta, termasuk skenario "kematian panas" – suatu titik di mana bintang-bintang kehabisan energi dan alam semesta menjadi dingin dan gelap setelah sekitar 100 triliun tahun.

Menurutpara ilmuwan, hasil ini mendorong para peneliti untuk mencari teori-teori baru guna menjelaskan asal usul dan nasib akhir alam semesta dengan lebih baik
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Bandar Antariksa di...
Bandar Antariksa di Biak: Kenapa Papua Jadi Pilihan BRIN untuk Peluncuran Satelit?
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Ilmuwan Klaim Berhasil...
Ilmuwan Klaim Berhasil Menghitung Waktu Akhir Kehidupan Bumi
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Berita Terkini
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Infografis
10 Fakta Greenland,...
10 Fakta Greenland, Dulunya Hijau hingga Matahari Tengah Malam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved